Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Swahili · Al-Jaathiya
Surah 45

Al-Jaathiya

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 25

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍ مَّا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ ٱئْتُوا۟ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ 25

{25} Ndiyo maana Mwenyezi Mungu Mtukufu akasema: "Na wakisomewa Aya zetu zilizo wazi hawana hoja ila kusema: 'Waleteni baba zetu, ikiwa nyinyi ni wasemao kweli." Huku ni kufanya kwao ujasiri dhidi ya Mwenyezi Mungu, kwa kupendekeza pendekezo hili na kudai kwamba ukweli wa Mitume wa Mwenyezi Mungu unategemea kuwaleta baba zao, na kwamba hata ikiwa watawajia na kila ishara, hawataamini, isipokuwa ikiwa Mitume watawafuata katika yale waliyoyasema. Lakini wao ni waongo katika hayo waliyoyasema. Makusudio yao makubwa ni kukataa wito wa Mitume, siyo kueleza haki.