Al-Jaathiya
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَلِلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ ٱلْمُبْطِلُونَ 27
(27) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan luasnya kekuasaanNya dan Dia sendirilah yang mengatur alam ini di seluruh waktu. Allah سبحانه وتعالى kelak, ﴾ وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ ﴿ "pada hari terjadinya kebangkitan," akan mengumpulkan semua makhluk di tempat pemberhentian Hari Kiamat. Orang-orang yang berbuat kebatilan akan menuai kerugian, mereka ada-lah orang-orang yang mengerjakan kebatilan dengan tujuan untuk menentang kebenaran. Semua amal perbuatan mereka adalah batil karena berkaitan dengan kebatilan sehingga pada Hari Kiamat kelak akan runtuh. Suatu hari di mana kebenaran-kebenaran akan jelas di hadapan mereka sehingga mereka pun tidak mendapatkan pahala sama sekali. Yang mereka dapatkan hanyalah siksaan yang pedih.