Saba
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ ٱلْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَىٰ مَوْتِهِۦٓ إِلَّا دَآبَّةُ ٱلْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنسَأَتَهُۥ ۖ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ ٱلْجِنُّ أَن لَّوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ٱلْغَيْبَ مَا لَبِثُوا۟ فِى ٱلْعَذَابِ ٱلْمُهِينِ 14
(14) Setan-setan pun terus bekerja untuk Sulaiman عليه السلام (membuat) segala macam bangunan. Dan mereka sebelumnya selalu mengecoh manusia, dan mereka memberitakan kepada ma-nusia bahwa mereka mengetahui hal-hal yang ghaib dan mereka mengetahui rahasia-rahasianya. Lalu Allah berkehendak menam-pakkan kepada manusia tentang kedustaan setan-setan itu dalam klaim mereka. Mereka pun terus mengerjakan pekerjaan mereka, sementara itu Allah menetapkan kematian atas Sulaiman عليه السلام, yang sedang bersandar kepada tongkatnya. Setan-setan itu, apabila lewat di hadapannya, sedangkan dia bersandar pada tongkatnya, maka mereka mengiranya masih hidup dan mereka pun sangat segan (takut) kepadanya. Maka mereka terus melakukan pekerjaan mereka seperti itu selama satu tahun lamanya, menurut yang di-kisahkan, hingga akhirnya rayap-yarap tanah memakan tongkatnya hingga rapuh dan jatuh, maka Sulaiman pun jatuh dan setan-setan itu pun berpencar-pencar. Semenjak itu manusia tahu bahwa se-sungguhnya jin, ﴾ لَّوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ٱلۡغَيۡبَ مَا لَبِثُواْ فِي ٱلۡعَذَابِ ٱلۡمُهِينِ ﴿ "kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak tetap (senantiasa) dalam siksa yang menghinakan," maksudnya, dalam pekerjaan yang sangat berat bagi mereka. Kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentu mereka mengetahui kematian Sulaiman عليه السلام yang sangat mereka inginkan untuk bisa terbebas dari beban pekerjaan yang sedang mereka derita.