Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Saba
Surah 34

Saba

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 13

يَعْمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَـٰرِيبَ وَتَمَـٰثِيلَ وَجِفَانٍ كَٱلْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَّاسِيَـٰتٍ ۚ ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ 13

(13) Dan pekerjaan mereka adalah melakukan segala sesuatu yang dikehendaki oleh Sulaiman, maka mereka mengerjakannya, ﴾ مِن مَّحَٰرِيبَ ﴿ "dari bangunan-bangunan yang tinggi" maksudnya, setiap bangunan yang dibangun yang dengannya gedung-gedung men-jadi kokoh. Keterangan ini menginformasikan tentang gedung-gedung raksasa, ﴾ وَتَمَٰثِيلَ ﴿ "dan patung-patung," maksudnya, gambar-gambar berbagai hewan[64] dan benda-benda mati dari kecanggihan buatan mereka dan kemampuan mereka melakukan hal itu, dan mereka bekerja untuk Sulaiman, ﴾ وَجِفَانٖ كَٱلۡجَوَابِ ﴿ "dan piring-piring seperti kolam," yaitu seperti kolam-kolam besar yang mereka kerja-kan untuk Sulaiman sebagai tempat makanan, sebab dia membutuh-kan sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh orang lainnya, ﴾ وَ﴿ "dan" mereka juga membuatkan untuknya periuk ﴾ رَّاسِيَٰتٍۚ ﴿ "yang tetap kokoh" tidak bisa dipindah dari tempatnya karena sangat besar. Setelah Allah mengingatkan karuniaNya kepada mereka, maka Dia memerintah mereka untuk mensyukurinya, seraya berfirman, ﴾ ٱعۡمَلُوٓاْ ءَالَ دَاوُۥدَ ﴿ "Bekerjalah, hai keluarga Dawud." Mereka adalah Dawud, anak-anaknya dan keluarganya. Sebab karunia itu diberikan kepada mereka semua; dan kebanyakan maslahatnya kembali kepada mereka semua, ﴾ شُكۡرٗاۚ ﴿ "untuk bersyukur," kepada Allah atas apa yang telah dikaruniakanNya kepada mereka sebagai timbal balik dari apa yang telah dianugerahkanNya. ﴾ وَقَلِيلٞ مِّنۡ عِبَادِيَ ٱلشَّكُورُ ﴿ "Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih," jadi keba-nyakan mereka tidak bersyukur kepada Allah سبحانه وتعالى atas karunia yang dianugerahkanNya kepada mereka, berupa berbagai nikmat dan mencegah berbagai bencana dari mereka. Dan syukur adalah me-ngakui dengan hati akan karunia Allah سبحانه وتعالى dan menerimanya dengan penuh rasa butuh kepadanya serta menggunakannya dalam rangka ketaatan kepada Allah سبحانه وتعالى dan memeliharanya dari penggunaan dalam kemaksiatan.