Al-Furqaan
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّهَا سَآءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا 66
(66) ﴾ إِنَّهَا سَآءَتۡ مُسۡتَقَرّٗا وَمُقَامٗا ﴿ "Sesungguhnya Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman." Ini adalah ungkapan doa dari mereka dengan nada mengemis kepada Allah, sebagai penjelasan betapa butuhnya mereka kepadaNya, dan pernyataan bahwa mereka tidak mempunyai kemampuan untuk menanggung azab tersebut; dan agar mereka bisa mengingat kembali karunia Allah yang telah dilimpahkan kepada mereka. Sebab, sesungguhnya tindakan (Allah) menghilangkan kedahsyatan azab sesuai dengan (kadar) kedahsyatan dan kehebatannya sangatlah menyentuh (kalbu) dan rasa gembira meluap bila kedahsyatan azab itu dijauhkan.