Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · At-Tawba
Sura ta 9

At-Tawba

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 94

يَعْتَذِرُونَ إِلَيْكُمْ إِذَا رَجَعْتُمْ إِلَيْهِمْ ۚ قُل لَّا تَعْتَذِرُوا۟ لَن نُّؤْمِنَ لَكُمْ قَدْ نَبَّأَنَا ٱللَّهُ مِنْ أَخْبَارِكُمْ ۚ وَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَـٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ 94

(94) Manakala Allah menyebutkan orang-orang munafik yang mampu tetapi tidak mau pergi berperang, dan bahwa mereka tidak memiliki alasan, maka kemudian Dia menyampaikan bahwa mereka akan mengemukakan alasannya ﴾ إِلَيۡكُمۡ إِذَا رَجَعۡتُمۡ إِلَيۡهِمۡۚ ﴿ "kepada-mu, apabila kamu telah kembali kepada mereka", dari medan perang. ﴾ قُل ﴿ "Katakanlah", kepada mereka, ﴾ لَّا تَعۡتَذِرُواْ لَن نُّؤۡمِنَ لَكُمۡ ﴿ "Janganlah kamu mengemukakan udzur, kami tidak percaya lagi kepadamu", yakni Kami tidak akan mempercayai alasan dustamu. ﴾ قَدۡ نَبَّأَنَا ٱللَّهُ مِنۡ أَخۡبَارِكُمۡۚ ﴿ "(Karena) sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami berita-mu yang sebenarnya." Dan Dia Mahabenar dalam perkataanNya, jadi tiada berguna lagi alasan kalian, karena mereka mengemukakan alasan yang bertentangan dengan apa yang dinyatakan oleh Allah, dan mustahil mereka benar dalam perkara di mana mereka menye-lisihi berita Allah yang merupakan tingkatan paling tinggi dalam hal kebenaran. ﴾ وَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمۡ وَرَسُولُهُۥ ﴿ "Dan Allah serta RasulNya akan melihat pekerjaanmu", di dunia, karena timbangan kebenaran dan kedustaan adalah amal perbuatan, adapun ucapan saja tidak me-nunjukkan hal tersebut. ﴾ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلۡغَيۡبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ ﴿ "Kemudian kamu dikembalikan kepada Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata", yang tiada sesuatu pun yang samar bagiNya. ﴾ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ﴿ "Lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan," baik dan buruknya, Dia akan membalasnya dengan keadilan dan karu-niaNya tanpa menzhalimimu sedikit pun.