Al-Anfaal
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِىَ ٱلْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَآءً حَسَنًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ 17
(17) Allah تعالى berfirman ketika orang-orang musyrik kalah di perang Badar dan kaum Muslimin berhasil membunuh mereka, ﴾ فَلَمۡ تَقۡتُلُوهُمۡ ﴿ "maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh me-reka", dengan kemampuan dan kekuatanmu. ﴾ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ قَتَلَهُمۡۚ ﴿ "Akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka." Di mana Dia membantu melakukan itu dengan apa yang telah disebutkan. ﴾ وَمَا رَمَيۡتَ إِذۡ رَمَيۡتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ ﴿ "Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar." Hal itu karena Nabi ﷺ pada saat ter-jadi perang, beliau masuk ke kemah beliau. Beliau berdoa kepada Allah dan memohon pertolonganNya,[76] kemudian Nabi keluar dari-nya lalu mengambil segenggam tanah dan menaburkannya ke wajah orang-orang kafir, dan Allah menyampaikan tanah itu ke semua wajah mereka. Tidak seorang pun dari mereka kecuali tanah ter-sebut mengenai wajah, mulut dan kedua matanya.[77] Dalam kondisi tersebut kekuatan mereka luruh, semangat mereka melemah, dan nampaklah kegagalan dan kelemahan mereka, sehingga mereka pun kalah. Allah تعالى berfirman kepada NabiNya, "Ketika kamu melempar tanah dan ia sampai pada mata mereka, itu bukan dengan kekuatan-mu, akan tetapi ia sampai kepada mereka dengan kekuatan dan kemampuan Kami." ﴾ وَلِيُبۡلِيَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مِنۡهُ بَلَآءً حَسَنًاۚ ﴿ "(Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang Mukmin." Yakni Allah تعالى Mahamampu memberi keme-nangan kepada orang-orang Mukmin atas orang-orang kafir tanpa harus ada perang, akan tetapi Allah hendak menguji orang-orang Mukmin dan menyampaikan mereka dengan jihad ke derajat ter-tinggi dan maqam termulia serta memberi mereka pahala yang baik lagi besar. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." Allah تعالى mendengar apa yang dirahasiakan dan ditampakkan oleh hamba. Dia mengetahui niat baik dan niat buruk yang disembunyikannya. Dia menakdirkan untuk hamba-hamba ketentuan-ketentuan yang sesuai dengan ilmuNya, hikmah-Nya dan kemaslahatan hambaNya, dan Dia membalas setiap hamba sesuai dengan niat dan amalnya.