Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anfaal
Sura ta 8

Al-Anfaal

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 14

ذَٰلِكُمْ فَذُوقُوهُ وَأَنَّ لِلْكَـٰفِرِينَ عَذَابَ ٱلنَّارِ 14

(14) ﴾ ذَٰلِكُمۡ ﴿ "Itulah (hukum dunia yang ditimpakan atasmu), yakni siksa yang disebutkan di atas, ﴾ فَذُوقُوهُ ﴿ "maka rasakanlah hu-kuman itu," wahai orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sebagai hukuman yang disegerakan. ﴾ وَأَنَّ لِلۡكَٰفِرِينَ عَذَابَ ٱلنَّارِ ﴿ "Sesung-guhnya bagi orang-orang yang kafir itu ada (lagi) azab Neraka." Kisah ini mengandung tanda-tanda kekuasaan Allah yang agung yang menunjukkan bahwa apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ sebagai Rasul Allah adalah benar. Di antaranya adalah, bahwa Allah menjanjikan sesuatu kepada kaum Mukminin dan merealisasikan janji tersebut. Di antaranya adalah, Firman Allah تعالى, ﴾ قَدۡ كَانَ لَكُمۡ ءَايَةٞ فِي فِئَتَيۡنِ ٱلۡتَقَتَاۖ فِئَةٞ تُقَٰتِلُ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَأُخۡرَىٰ كَافِرَةٞ يَرَوۡنَهُم مِّثۡلَيۡهِمۡ رَأۡيَ ٱلۡعَيۡنِۚ ﴿ "Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan Allah dan (se-golongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang Muslimin dua kali jumlah mereka." (Ali Imran: 13). Di antaranya adalah, jawaban Allah terhadap doa orang-orang Mukmin ketika mereka memohon pertolongan kepadaNya dengan sebab-sebab yang dijelaskanNya. Kisah ini juga menunjukkan bahwa Allah sangat perhatian terhadap kondisi hamba-hambaNya yang beriman dan Dia menda-tangkan sebab-sebab (kemenangan) yang dengannya iman mereka menjadi teguh dan hal yang tidak diinginkan serta godaan setan pun lenyap. Di antaranya juga adalah, bahwa di antara kasih sayang Allah terhadap hambaNya adalah bahwa Allah memudahkannya untuk menaatiNya dan memudahkannya dengan sebab-sebab dari dalam dan dari luar. 9