At-Talaaq
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا 3
(3) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُۚ ﴿ "Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." Maksudnya, Allah سبحانه وتعالى memberi rizki bagi orang yang bertakwa dari arah yang tidak di-sangka dan dirasa. ﴾ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ ﴿ "Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah," dalam urusan agama dan dunianya dengan bergan-tung sepenuhnya kepada Allah سبحانه وتعالى dengan maksud untuk menda-patkan apa-apa yang bermanfaat dan menghindari apa-apa yang mudarat, serta percaya sepenuhnya kepada Allah سبحانه وتعالى, bahwa ia akan diberi kemudahan, ﴾ فَهُوَ حَسۡبُهُۥٓۚ ﴿ "niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya." Maksudnya, Allah سبحانه وتعالى akan mencukupi keperluan yang disandarkannya kepada Allah سبحانه وتعالى. Dan ketika suatu urusan berada dalam tanggungan Yang Mahakaya, Mahakuat, Mahaper-kasa lagi Penyayang, maka Dia paling dekat dengan hambaNya melebihi segala sesuatu. Hanya saja mungkin hikmah ilahi meng-haruskan pemberian itu ditunda sampai waktu yang tepat bagi hamba yang bersangkutan. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمۡرِهِۦۚ ﴿ "Sesungguhnya Allah pasti mewujudkan urusan (yang dikehendaki)-Nya." Maksudnya, keputusan dan ketetapanNya pasti berlaku, hanya saja Allah سبحانه وتعالى menciptakan ﴾ لِكُلِّ شَيۡءٖ قَدۡرٗا ﴿ "ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." Yaitu, waktu dan ketentuan yang tidak akan terlam-paui dan kurang darinya.