Al-An'aam
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَكَذَٰلِكَ زَيَّنَ لِكَثِيرٍ مِّنَ ٱلْمُشْرِكِينَ قَتْلَ أَوْلَـٰدِهِمْ شُرَكَآؤُهُمْ لِيُرْدُوهُمْ وَلِيَلْبِسُوا۟ عَلَيْهِمْ دِينَهُمْ ۖ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ 137
(137) Dan di antara kebodohan dan kesesatan orang-orang musyrik adalah bahwa pemimpin-pemimpin mereka ﴾ زَيَّنَ لِكَثِيرٖ مِّنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ﴿ "telah menjadikan kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik." Maksudnya, para pembesar dan para pemimpin mereka menjadikan indah pembunuhan terhadap anak-anak mereka, yaitu menguburkan hidup-hidup anak laki-laki karena takut miskin dan anak perempuan karena takut malu. Semua itu termasuk tipuan setan yang ingin menjerumuskan mereka ke dalam kebinasaan dan merancukan agama mereka, akibatnya mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang sangat buruk. Para pembe-sar mereka terus menerus menghiasinya bagi mereka sehingga me-nurut mereka hal tersebut termasuk perkara dan sifat yang baik. Seandainya Allah berkehendak melarang dan menghalang-halangi mereka dari perbuatan-perbuatan ini, serta melindungi anak-anak mereka dari pembunuhan yang dilakukan kedua orang tua mereka, niscaya mereka tidak akan mampu melakukannya, akan tetapi hikmahNya membiarkan mereka melakukan hal itu sebagai tipu daya dariNya kepada mereka dan penundaan kepada mereka serta ketidakpedulianNya terhadap keadaan mereka. Oleh karena itu, Dia berfirman, ﴾ فَذَرۡهُمۡ وَمَا يَفۡتَرُونَ ﴿ "Maka tinggalkanlah mereka dan sesuatu yang mereka ada-adakan." Maksudnya, biarkan mereka dengan kebohongan dan kedustaannya. Jangan sedih atas tindakan buruk mereka, karena mereka tidak merugikan Allah sedikit pun.