Az-Zukhruf
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَقَالُوٓا۟ ءَأَـٰلِهَتُنَا خَيْرٌ أَمْ هُوَ ۚ مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلًۢا ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ 58
(58) ﴾ وَقَالُوٓاْ ءَأَٰلِهَتُنَا خَيۡرٌ أَمۡ هُوَۚ ﴿ "Dan mereka berkata, 'Manakah yang lebih baik sesembahan-sesembahan kami atau dia?'," yakni, Nabi Isa عليه السلام, di mana mereka dilarang untuk menyembah semuanya (termasuk Nabi Isa), serta kebersamaan mereka dalam ancaman bagi yang menyembah mereka. Saat itu turun juga Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمۡ لَهَا وَٰرِدُونَ 98 ﴿ "Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya." (Al-Anbiya`: 98). Sisi kezhaliman hujjah mereka adalah karena mereka ber-kata, "Sudah menjadi ketetapan bagi kami dan bagimu, wahai Muhammad bahwa Isa adalah salah seorang hamba Allah سبحانه وتعالى yang mendekatkan diri, yang memiliki kesudahan yang baik, lantas mengapa kau samakan antara Isa dengan patung dalam larangan penyembahan tersebut semuanya, andai hujjahmu benar tentu tidak ditentang, lantas mengapa kau juga berkata, ﴾ إِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمۡ لَهَا وَٰرِدُونَ 98 ﴿ "Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya." (Al-Anbiya`: 98). Nash ayat ini menurut mereka mencakup patung-patung dan Nabi Isa, ini tidak lain adalah kontradiksi dan kontradiksinya dalam hujjah menunjukkan bahwa ia batil. Inilah puncak syubhat yang mereka yakini, mereka yang bergembira karenanya dan me-reka juga menghadang dan saling memberi kabar gembira. Tapi –alhamdulillah– syubhat tersebut adalah yang paling lemah dan batil karena penyamaan antara larangan untuk menyembah Isa dan larangan untuk menyembah patung adalah karena penyembahan merupakan hak Allah سبحانه وتعالى semata, dan tidak berhak bagi salah satu pun makhluk, tidak pula para malaikat yang mendekatkan diri, tidak pula para nabi yang diutus dan tidak pula makhluk lain selain mereka. Syubhat macam apa dalam menyamakan larangan penyembahan Nabi Isa dan lainnya?