Az-Zumar
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنظُرُونَ 68
(68) Setelah Allah سبحانه وتعالى mempertakuti mereka dengan keagung-anNya, maka di sini Dia mempertakuti mereka dengan keadaan Hari Kiamat, Dia memberi mereka semangat dan (sekaligus) mem-beri mereka ancaman, seraya berfirman, ﴾ وَنُفِخَ فِي ٱلصُّورِ ﴿ "Dan ditiup-lah sangkakala." Ia adalah (tanduk) terompet raksasa yang tidak bisa diketahui kebesarannya selain oleh sang Pencipta yang telah menciptakannya dan orang yang telah diberi kesempatan oleh Allah untuk mengetahuinya di antara makhlukNya. Maka Israfil, salah seorang malaikat yang memiliki tugas penting dan merupa-kan salah satu malaikat yang memikul Arasy, meniup sangkakala itu, ﴾ فَصَعِقَ ﴿ "maka matilah," maksudnya, pingsanlah, atau matilah (demikian maknanya menurut dua pendapat yang berbeda)﴾ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "siapa yang di langit dan di bumi." Maksudnya, semua mereka ketika mendengar tiupan terompet itu, mereka ter-sentak karena kedahsyatan dan amat sangat kerasnya, sedangkan mereka tidak mengetahui bahwa itu adalah awal dari datangnya Hari Kiamat, ﴾ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُۖ ﴿ "kecuali siapa yang dikehendaki Allah" arti-nya di antara mereka ada yang diberi keteguhan oleh Allah saat ditiupnya sangkakala itu, mereka tidak pingsan atau mati. (Mereka adalah) seperti para syuhada atau sebagian di antara mereka atau lainnya. Ini adalah tiupan yang pertama, yaitu tiupan untuk kematian dan ketakutan, ﴾ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخۡرَىٰ ﴿ "kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi," untuk kedua kalinya, yaitu tiupan kebangkitan, ﴾ فَإِذَا هُمۡ قِيَامٞ يَنظُرُونَ ﴿ "maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu," maksudnya, mereka berdiri dari dalam kubur untuk kebangkitan dan hisab (perhitungan amal), mereka melihat bahwa penciptaan jasad dan ruh mereka kembali telah selesai dan mata mereka memandang dengan tajam, ﴾ يَنظُرُونَ ﴿ "mereka menunggu" apa yang akan dilakukan Allah سبحانه وتعالى terhadap mereka.