Al-Ahzaab
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَلَا تُطِعِ ٱلْكَـٰفِرِينَ وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ وَدَعْ أَذَىٰهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًا 48
(48) Oleh karena di sana ada sekelompok manusia yang siap melakukan tindakan menghalang-halangi para penyeru kepada Allah, dari kalangan para rasul dan para pengikutnya, yaitu orang-orang munafik yang berpura-pura dan menampakkan kesamaan iman, padahal mereka sebenarnya kafir lagi durjana dalam batin-nya, dan juga orang-orang yang kafir lahir dan batin, maka Allah سبحانه وتعالى melarang RasulNya patuh kepada mereka dan mewanti-wanti-nya dari perbuatan itu, seraya berfirman, ﴾ وَلَا تُطِعِ ٱلۡكَٰفِرِينَ وَٱلۡمُنَٰفِقِينَ ﴿ "Dan janganlah kamu menuruti orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu," yaitu, dalam setiap perkara yang dapat merintangi jalan Allah. Namun perintah ini tidak menuntut untuk menyakiti mereka; akan tetapi jangan kamu taat kepada mereka, ﴾ وَدَعۡ أَذَىٰهُمۡ ﴿ "dan janganlah kamu menghiraukan gangguan mereka," karena yang demikian itu dapat menarik mereka dan menjadi motivator bagi mereka untuk menerima Islam dan untuk menahan diri mereka untuk menyakitinya dan keluarganya. ﴾ وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ ﴿ "Dan bertawakallah kepada Allah," dalam me-nyempurnakan tugasmu dan mengabaikan musuh-musuhmu. ﴾ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلٗا ﴿ "Dan cukuplah Allah sebagai Pelindung." Diserahkan kepadaNya semua permasalahan yang penting, karena Dia yang akan mengurusinya dan memudahkannya bagi hambaNya.