Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
Sura ta 30

Ar-Room

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 46

وَمِنْ ءَايَـٰتِهِۦٓ أَن يُرْسِلَ ٱلرِّيَاحَ مُبَشِّرَٰتٍ وَلِيُذِيقَكُم مِّن رَّحْمَتِهِۦ وَلِتَجْرِىَ ٱلْفُلْكُ بِأَمْرِهِۦ وَلِتَبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 46

(46) Di antara bukti-bukti yang menunjukkan atas rahmat-Nya dan (bahwa) Dia (mampu) membangkitkan orang-orang yang sudah mati, serta bahwa Dia-lah sembahan, Maharaja yang terpuji, adalah Dia mengirimkan ﴾ ٱلرِّيَاحَ ﴿ "angin," di depan hujan ﴾ مُبَشِّرَٰتٖ ﴿ "sebagai pembawa berita gembira" dengan menggerakkan awan, lalu menghimpunnya, sehingga hati manusia sebelum turun hujan itu merasa gembira, ﴾ وَلِيُذِيقَكُم مِّن رَّحۡمَتِهِۦ ﴿ "dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmatNya," lalu Dia menurunkan atas kalian hujan yang dengannya negeri dan manusia bisa hidup, dan kalian mera-sakan sebagian dari rahmatNya, yang kalian ketahui bahwa rah-matNya-lah yang menyelamatkan manusia, yang membawa rizki mereka, sehingga dengan begitu kalian rindu untuk beramal shalih yang membuka pintu-pintu perbendaharaan rahmatNya,﴾ وَلِتَجۡرِيَ ٱلۡفُلۡكُ ﴿ "dan supaya kapal dapat berlayar" di lautan ﴾ بِأَمۡرِهِۦ ﴿ "dengan pe-rintahNya" yang bersifat qadari, ﴾ وَلِتَبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِهِۦ ﴿ "dan juga supaya kamu dapat mencari sebagian karuniaNya" dengan bisa bekerja dalam peng-hidupan dan berbagai maslahat kalian. ﴾ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ﴿ "mudah-mudahan kamu bersyukur," kepada Dzat yang telah menundukkan berbagai sebab kausalitas kepada kalian dan memudahkan berbagai hal untuk kalian. Inilah maksud dari berbagai nikmat, yaitu (agar kalian) membalasnya dengan bersyukur kepada Allah سبحانه وتعالى agar Dia menambahnya untuk kalian dan menyisakannya untuk kalian. Ada-pun membalas kenikmatan dengan kekafiran dan maksiat, maka yang demikian ini adalah tabiat orang yang mengganti nikmat Allah dengan keingkaran dan nikmatNya sebagai bencana. Dan dia menawarkan kesirnaan nikmat dan berpindah dari nikmat kepada yang lain.