Aal-i-Imraan
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَلَا يَحْزُنكَ ٱلَّذِينَ يُسَـٰرِعُونَ فِى ٱلْكُفْرِ ۚ إِنَّهُمْ لَن يَضُرُّوا۟ ٱللَّهَ شَيْـًٔا ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ أَلَّا يَجْعَلَ لَهُمْ حَظًّا فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ 176
(176) Nabi ﷺ sangatlah bersemangat berbuat baik kepada makhluk dan berusaha memberikan petunjuk kepada mereka. Beliau bersedih hati apabila mereka tidak mendapatkan petunjuk. Allah تعالى berfirman, ﴾ وَلَا يَحۡزُنكَ ٱلَّذِينَ يُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡكُفۡرِۚ ﴿ "Janganlah kamu di-sedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir" karena keinginan mereka yang begitu besar padanya dan antusias mereka atasnya. ﴾ إِنَّهُمۡ لَن يَضُرُّواْ ٱللَّهَ شَيۡـٔٗاۚ ﴿ "Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak dapat memberi mudarat kepada Allah sedikit pun." Allah adalah pembela agamaNya, penolong RasulNya dan pemberlaku urusanNya tanpa mereka. Maka janganlah engkau menghiraukan mereka dan jangan-lah engkau memperhatikan mereka. Mereka itu hanya berusaha memudaratkan diri mereka sendiri dengan hilangnya keimanan (pada diri mereka) di dunia dan adanya siksaan yang pedih di akhirat kelak, disebabkan kehinaan mereka di hadapan Allah dan jatuhnya martabat mereka dari WajahNya dan kehendakNya, maka Allah tidak menjadikan bagi mereka bagian pahalaNya sedikit pun di akhirat. Allah menghinakan mereka dan tidak memberikan bimbingan kepada mereka sebagaimana Allah memberikan bim-bingan itu kepada wali-waliNya, dan barangsiapa yang dikehen-daki oleh Allah baik, sebagai suatu keadilan dariNya atau suatu hikmah, niscaya Allah akan memberitahunya bahwa mereka itu tidaklah suci untuk mendapatkan petunjuk dan tidak pula mereka menerima jalan yang lurus disebabkan akhlak mereka yang telah rusak dan tujuan mereka yang buruk.