Al-Qasas
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَنُرِىَ فِرْعَوْنَ وَهَـٰمَـٰنَ وَجُنُودَهُمَا مِنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَحْذَرُونَ 6
(6) ﴾ وَنُمَكِّنَ لَهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi." Semua permasalahan ini berkaitan dengan kehendak (iradah) Allah dan sudah menjadi suratan keinginanNya ﴾ وَ﴿ "dan," demikian pula Kami menghendaki agar ﴾ نُرِيَ فِرۡعَوۡنَ وَهَٰمَٰنَ ﴿ "diper-lihatkan kepada Fir'aun dan Haman," menterinya, ﴾ وَجُنُودَهُمَا ﴿ "beserta tentaranya," yang dengannya menyerang, berkeliling, mereka ber-buat semena-mena dan berbuat zhalim ﴾ مِنۡهُم ﴿ "terhadap mereka," maksudnya, terhadap golongan yang tertindas tersebut, ﴾ مَّا كَانُواْ يَحۡذَرُونَ ﴿ "apa yang selalu mereka khawatirkan," berupa kekhawatiran diusir dari kampung halaman mereka. Maka dari itu mereka ber-upaya keras untuk menumpas mereka, mematahkan kekuatan me-reka dan membunuh anak-anak laki-laki mereka yang merupakan wadah dari kekuatan itu. Semua ini telah dikehendaki oleh Allah, dan apabila Dia telah menghendaki maka Dia memudahkan sebab-sebabnya dan membentangkan jalannya. Hal ini pun seperti itu. Allah telah menakdirkan dan telah memberlakukan segala sebab, –yang tidak disadari baik oleh para wali (pembela)Nya ataupun oleh musuh-musuhNya–, yang dapat mengantarkan kepada mak-sud tersebut.