Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Furqaan
Sura ta 25

Al-Furqaan

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 70

إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَـٰلِحًا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَـٰتٍ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا 70

(70) ﴾ إِلَّا مَن تَابَ ﴿ "Kecuali orang yang bertaubat," dari kemak-siatan-kemaksiatan tersebut dan lain-lainnya, dengan cara mening-galkannya sama sekali saat itu juga, menyesali perbuatannya yang telah lalu, dan bertekad dengan sungguh-sungguh untuk tidak akan mengulangi kembali, ﴾ وَءَامَنَ ﴿ "dan beriman," kepada Allah dengan iman yang benar yang menuntut untuk meninggalkan segala maksiat dan mengerjakan berbagai ketaatan, ﴾ وَعَمِلَ عَمَلٗا صَٰلِحٗا ﴿ "dan mengerjakan amal shalih," dari amal yang diperintahkan oleh asy-Syari' (Allah dan RasulNya) bila diniatkan mengharap keridhaan Allah. ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمۡ حَسَنَٰتٖۗ ﴿ "Maka mereka itu, kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan," maksudnya segala perbuatan dan perkataan mereka yang disiapkan untuk amal keburukan akan di-ganti, yaitu diganti dengan kebajikan-kebajikan. Maka syirik me-reka berubah menjadi iman, kemaksiatan mereka diganti menjadi ketaatan, dan kejahatan-kejahatan yang sama yang pernah mereka lakukan diganti, kemudian ditumbuhkan bagi mereka satu taubat, inabat dan ketaatan untuk setiap dosa dari dosa-dosa tersebut. Yaitu diganti dengan kebajikan-kebajikan, sebagaimana tampak dari zahirnya ayat. Dalam hal ini ada sebuah hadits tentang seorang lelaki yang dihisab oleh Allah karena sebagian dosa-dosanya, lalu dihitung di hadapannya, kemudian Allah mengganti untuk setiap dosa dengan satu kebajikan. Lalu orang itu berkata, "Ya Rabbi, sesungguhnya aku mempunyai beberapa dosa lagi yang tidak aku lihat di sini."[33] Wallahu a'lam. ﴾ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا ﴿ "Dan Allah Maha Pengampun," terhadap siapa saja yang bertaubat, Dia selalu mengampuni dosa besar, ﴾ رَّحِيمٗا ﴿ "lagi Maha Penyayang," kepada hamba-hambaNya, di mana Dia mengajak mereka bertaubat setelah sebelumnya mereka menentangNya de-ngan dosa-dosa besar, lalu memberi mereka taufik untuk bertaubat, kemudian menerima taubat mereka.