Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anbiyaa
Sura ta 21

Al-Anbiyaa

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 82

وَمِنَ ٱلشَّيَـٰطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُۥ وَيَعْمَلُونَ عَمَلًا دُونَ ذَٰلِكَ ۖ وَكُنَّا لَهُمْ حَـٰفِظِينَ 82

(82) ﴾ وَمِنَ ٱلشَّيَٰطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُۥ وَيَعۡمَلُونَ عَمَلٗا دُونَ ذَٰلِكَۖ ﴿ "Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain dari pada itu." Kejadian ini juga termasuk keistimewaan Sulaiman عليه السلام. Allah menundukkan setan-setan dan jin-jin ifrit dan menjadi-kan Sulaiman berkuasa atas mereka untuk melaksanakan banyak pekerjaan yang mana golongan lain tidak berkutik menjalankannya. Di antara mereka, ada yang menyelami lautan bagi beliau untuk mengeksploitasi berlian dan permata serta batu-batu mulia lainnya. Di antara mereka ada yang mengerjakan, ﴾ مَّحَٰرِيبَ وَتَمَٰثِيلَ وَجِفَانٖ كَٱلۡجَوَابِ وَقُدُورٖ رَّاسِيَٰتٍۚ ﴿ "Gedung-gedung yang tinggi, patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tung-kunya)," (Saba`: 13), bagi beliau. Beliau juga memerintahkan sebagian mereka untuk mem-bangun Baitul Maqdis. Sampai beliau meninggal dalam keadaan mereka masih berkutat dalam pekerjaan itu. Mereka tetap men-jalankannya selama setahun lamanya sepeninggal beliau. Hingga akhirnya mereka mengetahui kematiannya, yang akan dijelaskan nanti insya Allah تعالى. ﴾ وَكُنَّا لَهُمۡ حَٰفِظِينَ 82 ﴿ "Dan Kami memelihara mereka itu," maksudnya mereka tidak berdaya untuk menolak dan menampik beliau. Bahkan Allah-lah yang menjaga pengawasan ter-hadap mereka dengan kekuatan, keperkasaan, dan kekuasaanNya.