Al-Israa
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يَرْحَمَكُمْ ۚ وَإِنْ عُدتُّمْ عُدْنَا ۘ وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَـٰفِرِينَ حَصِيرًا 8
(8) ﴾ عَسَىٰ رَبُّكُمۡ أَن يَرۡحَمَكُمۡۚ ﴿ "Mudah-mudahan Rabbmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu," kemudian Allah membalikkan kemenangan bagi kalian terhadap mereka. Lantas Allah merahmati mereka dan memberikan negeri bagi mereka disertai ancaman terhadap mereka bila berbuat maksiat-maksiat, seraya berfirman, ﴾ وَإِنۡ عُدتُّمۡ ﴿ "Dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan)," mengulang berbuat kerusakan di muka bumi, ﴾ عُدۡنَاۚ ﴿ "niscaya Kami kembali," mengazab kalian. Ternyata mereka kembali melakukan kerusakan di muka bumi, maka Allah (meng-hukum mereka dengan) menjadikan RasulNya, Muhammad ber-kuasa atas mereka. Allah membalas mereka lewat beliau. Ini adalah balasan mereka di dunia. Adapun siksa Allah bagi mereka di akhi-rat lebih dahsyat dan menghinakan. Oleh karena itu, Allah berfirman selanjutnya, ﴾ وَجَعَلۡنَا جَهَنَّمَ لِلۡكَٰفِرِينَ حَصِيرًا ﴿ "Dan Kami jadikan Neraka Jahanam penjara bagi orang-orang kafir," mereka akan masuk dan menghuni-nya, tidak akan pernah keluar dari tempat itu selama-lamanya. Dalam ayat-ayat ini terdapat peringatan bagi umat Islam dari perbuatan maksiat, supaya mereka tidak tertimpa oleh siksaan yang telah menimpa Bani Isra`il. Ketetapan Allah hanyalah satu, dan tidak akan dirubah-rubah atau direvisi. Orang yang mau mencermati penguasaan kaum kuffar dan tindak kesewenangan mereka terhadap kaum Muslimin, tentu akan mengetahui (kesimpulan) bahwasanya itu semua sebagai hukuman bagi mereka disebabkan dosa-dosa kaum Muslimin itu sendiri. Apabila kaum Muslimin kembali me-laksanakan Kitabullah dan Sunnah RasulNya, niscaya Allah akan menjadikan mereka pengendali kekuasaan di muka bumi, dan Dia akan memberikan pertolongan kepada mereka terhadap musuh-musuhnya.