Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Ra'd
Sura ta 13

Ar-Ra'd

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 3

وَهُوَ ٱلَّذِى مَدَّ ٱلْأَرْضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِىَ وَأَنْهَـٰرًا ۖ وَمِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ جَعَلَ فِيهَا زَوْجَيْنِ ٱثْنَيْنِ ۖ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ 3

(3) ﴾ وَهُوَ ٱلَّذِي مَدَّ ٱلۡأَرۡضَ ﴿ "Dan Dia-lah Rabb yang membentangkan bumi," Dia menciptakannya bagi manusia dan melebarkannya serta mencurahkan berkah padanya. Dia mempersiapkannya sebagai pijakan bagi manusia serta memasukkan ke dalamnya segala sesuatu yang menjadi maslahat bagi mereka. ﴾ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِيَ ﴿ "Dan menjadikan gunung-gunung padanya," yaitu gunung-gunung yang besar, supaya bumi tidak bergoncang disebab-kan penghuninya. Bila wujud gunung-gunung tidak ada, sudah tentu bumi akan bergoncang beserta isinya. Sebab, bumi berada di atas aliran air, sehingga tidak ada kekokohan dan tidak ada kestabilan kecuali dengan sebab keberadaan gunung-gunung yang besar yang Allah jadikan sebagai pasak-pasaknya. ﴾ و َ ﴿ "dan" menjadikan di dalamnya ﴾ أ َ ن ْ ه َ ا ر ً ا ﴿ "sungai-sungai," yang menyediakan air minum bagi manusia dan hewan-hewan ternak serta tanaman pertanian mereka. Dengan air itu, Dia mengeluarkan berbagai kebaikan yang banyak dalam bentuk pepohonan, tanaman, buah-buahan. Oleh karenanya, Dia berfirman, ﴾ وَمِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ جَعَلَ فِيهَا زَوۡجَيۡنِ ٱثۡنَيۡنِۖ ﴿ "dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan," dua jenis yang dibutuhkan manusia. ﴾ يُغۡشِي ٱلَّيۡلَ ٱلنَّهَارَۚ ﴿ "Dia menutupkan malam kepada siang," sehingga cakrawala menjadi gelap dan setiap binatang berteduh kepada tempat bermalamnya. Manusia beristirahat dari rasa capek dan kelelahan di siang hari. Lantas, bila mereka telah menuntaskan kebutuhan-kebutuhan mereka berupa tidur, maka siang akan menutupi malam. Kemudian mereka akan berada di pagi hari untuk [bertebaran] kembali memenuhi kepentingan-ke-pentingan dan pekerjaan-pekerjaan mereka di siang hari. ﴾ وَمِن رَّحۡمَتِهِۦ جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيۡلَ وَٱلنَّهَارَ لِتَسۡكُنُواْ فِيهِ وَلِتَبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِهِۦ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ 73 ﴿ "Dan karena rahmatNya, Dia menjadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu men-cari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepadaNya." (Al-Qashash: 73). ﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah)," yang menunjukkan orientasi-orientasi ilahiyah ﴾ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ ﴿ "bagi kaum yang memikirkan," tentangnya, dan mencermatinya dengan pandangan kognitif yang menunjukkan bahwa Dzat yang menciptakan, mengatur, dan mengendalikannya adalah Allah, yang tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Dia, tidak ada sesembahan selainNya. Dia mengetahui alam ghaib dan alam nyata, ar-Rahman ar-Rahim (Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang), Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, al-Hakim (Maha-bijaksana) dalam segala urusan, al-Mahmud (Yang Maha Terpuji) atas seluruh yang diciptakan dan diperintahkanNya Yang Mahasuci lagi Mahatinggi.