Yunus
Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.
Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22
إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ ۖ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ إِذْنِهِۦ ۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ فَٱعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ 3
(3) Allah تعالى berfirman menjelaskan rububiyah, uluhiyah dan kebesaranNya, ﴾ إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٖ ﴿ "Sesungguhnya Rabbmu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari," padahal Dia mampu menciptakannya dalam sekejap, akan tetapi (hal itu Dia lakukan) karena Dia mempunyai hikmah ilahiyah di dalamnya, dan karena Dia lembut dalam perbuatanNya. Dan di antara hikmahNya padanya adalah bahwa Dia menciptakannya dengan kebenaran dan untuk kebenaran, dan agar Dia dikenal de-ngan nama-nama dan sifatNya, serta diesakan dengan ibadah, ﴾ ثُمَّ ﴿ "kemudian" setelah penciptaan langit dan bumi. ﴾ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِۖ ﴿ "Dia bersemayam di atas Arasy", dengan bersemayam yang sesuai dengan kebesaranNya ﴾ يُدَبِّرُ ٱلۡأَمۡرَۖ ﴿ "untuk mengatur segala urusan", di langit dan di bumi, berupa menghidupkan dan mematikan, menurunkan rizki, memutar hari di antara manusia, mengangkat kesulitan dari orang-orang yang tertimpa kesulitan, menjawab permohonan orang-orang yang memohon kepadaNya. Segala macam penataan turun dariNya dan naik kepadaNya. Seluruh makhluk tunduk kepada keperkasaanNya, patuh kepada kebesaran dan kekuasaanNya. ﴾ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ إِذۡنِهِۦۚ ﴿ "Tiada seorang pun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izinNya." Tiada seorang pun dari mereka berani memberi syafa'at meski dia adalah makhluk terbaik sehingga Allah mengizinkannya, dan Dia tidak mengizinkan kecuali kepada orang yang diridhaiNya, dan Dia tidak ridha kecuali kepada ahli tauhid dan keikhlasan kepadaNya. ﴾ ذَٰلِكُمُ ﴿ "(Dzat) yang demikian itulah", yang keadaanNya seperti ini adalah ﴾ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡ ﴿ "Allah, Rabbmu." Dia-lah Allah yang memiliki sifat ilahiyah yang meliputi seluruh sifat-sifat kesempurnaan dan sifat rububiyah yang meliputi seluruh sifat-sifat perbuatan. ﴾ فَٱعۡبُدُوهُۚ ﴿ "Maka sembahlah Dia." Esakanlah da-lam segala bentuk ibadah yang kamu mampu. ﴾ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ ﴿ "Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?" dari dalil-dalil yang menun-jukkan bahwa hanya Dia yang berhak disembah, dipuji, pemilik kebesaran dan kemuliaan?