پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · At-Taghaabun
سورهٔ ۶۴

At-Taghaabun

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیه‌های ۱۴–۱۵

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّ مِنْ أَزْوَٰجِكُمْ وَأَوْلَـٰدِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَٱحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِن تَعْفُوا۟ وَتَصْفَحُوا۟ وَتَغْفِرُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ۱۴ إِنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَـٰدُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَٱللَّهُ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌ ۱۵

(14-15) Ini adalah peringatan dari Allah سبحانه وتعالى untuk orang-orang yang beriman agar tidak terpedaya oleh istri dan anak, karena sebagian dari mereka itu adalah musuh. Dan musuh itu (hakikat-nya) adalah orang yang menghendaki kejelekan bagi kalian. Tugas kalian adalah bersikap waspada dari orang yang sifatnya seperti ini. Jiwa diciptakan dengan tabiat mencintai istri dan anak. Karena itu Allah سبحانه وتعالى memberikan nasihat untuk para hambaNya agar mem-batasi rasa cintanya yang tunduk pada kemauan istri dan anak itu, karena di dalamnya terdapat larangan syar'i. Allah سبحانه وتعالى juga mendo-rong para hambaNya agar menunaikan perintah-perintahNya dan agar lebih mengedepankan ridhaNya, karena Allah سبحانه وتعالى memiliki pahala yang besar yang mencakup berbagai cita-cita tinggi dan kecintaan-kecintaan yang mahal. Allah سبحانه وتعالى juga mendorong agar para hamba-hambaNya lebih mengutamakan akhirat daripada dunia yang fana dan akan lenyap ini. Mengingat larangan untuk menuruti kemauan istri dan anak yang bisa membawa dampak buruk dan peringatan dari hal itu mungkin disalahpahami seba-gian orang yang memahami harus bersikap kasar terhadap istri dan anak dan menghukum mereka, Allah سبحانه وتعالى memerintahkan mereka agar waspada serta memaafkan mereka, karena dalam hal ini ter-dapat berbagai maslahat yang tidak terhitung jumlahnya. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَإِن تَعۡفُواْ وَتَصۡفَحُواْ وَتَغۡفِرُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٌ ﴿ "Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka se-sungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Karena balasan itu berdasarkan amal. Siapa pun yang memberi maaf, maka dia diberi maaf oleh Allah سبحانه وتعالى. Siapa yang tidak marah, maka Allah سبحانه وتعالى tidak akan memurkainya. Siapa pun yang menunaikan amalan-amalan yang disukai Allah سبحانه وتعالى dan menunaikan amalan-amalan yang disukai oleh sesama serta berguna bagi mereka, maka akan mendapatkan cinta Allah سبحانه وتعالى dan cinta hamba-hambaNya. Dan Allah سبحانه وتعالى akan menata rapi masalah-masalah hidupnya.