Taa-Haa
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِن رَّبِّكَ لَكَانَ لِزَامًا وَأَجَلٌ مُّسَمًّى ۱۲۹
(129) Ini adalah hiburan hati bagi Rasulullah dan penahan diri bagi beliau untuk menyegerakan pemusnahan kaum yang men-dustakan lagi berpaling, dan bahwa kekufuran serta pendustaan yang mereka lakukan merupakan penyebab yang pantas menda-tangkan siksaan dan kontinyuitasnya pada mereka. Sebab, Allah menciptakan hukuman-hukuman itu memiliki pemicu dan timbul dari dosa-dosa serta melekat dengannya. Mereka itu sudah mela-kukan ulah yang menjadi penyebab turunnya siksa. Namun, faktor yang menunda azab dari mereka ialah ketetapan Rabbmu yang memuat penundaan dan pengakhiran (siksa) untuk mereka serta pengaturan waktu yang sudah ditentukan. Waktu yang sudah ditentukan dan ketetapan Rabbmu, itulah yang mengundurkan tibanya siksaan pada mereka sampai datanglah waktunya. Boleh jadi mereka kembali memikirkan perintah Allah, hingga Allah me-nerima taubat mereka dan menghilangkan hukuman dari mereka, jika ketetapan Allah tidak jadi mengenai mereka.