پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Hud
سورهٔ ۱۱

Hud

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۶۱

وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَـٰلِحًا ۚ قَالَ يَـٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ وَٱسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَٱسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّى قَرِيبٌ مُّجِيبٌ ۶۱

(61) (وَ) "Dan" Kami utus, ﴾ إِلَىٰ ثَمُودَ ﴿ "kepada Tsamud", mereka adalah 'Ad yang kedua yang terkenal yang tinggal di Hijr dan Wadil Qura ﴾ أَخَاهُمۡ ﴿ "saudara mereka" dalam nasab ﴾ صَٰلِحٗاۚ ﴿ "Shaleh." Hamba Allah dan RasulNya yang menyeru mereka kepada beribadah hanya kepada Allah. Dia berkata, ﴾ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah." Tauhidkanlah Dia dan ikhlaskanlah agama untukNya. ﴾ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥۖ ﴿ "Sekali-kali tidak ada bagimu tuhan selain Dia." Tidak dari penduduk langit atau bumi. ﴾ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dia telah menciptakan-mu dari bumi (tanah)," yakni menciptakan kamu di dalamnya, ﴾ وَٱسۡتَعۡمَرَكُمۡ فِيهَا ﴿ "dan menjadikan kamu pemakmurnya." Menjadikanmu sebagai khalifah di dalamnya dan memberimu nikmat lahir dan batin, dan menempatkanmu di bumi. Kamu membangun, menanam sesuka-mu, mengambil manfaatnya dan mengeruk keuntungannya. Karena Dia tidak memiliki sekutu dalam semua itu, maka janganlah kamu menyekutukanNya dengan sesuatu. ﴾ فَٱسۡتَغۡفِرُوهُ ﴿ "Karena itu mohonlah ampunanNya", dari kekufuran, kesyirikan, kemaksiatan yang telah kamu lakukan. Tinggalkanlah semua itu ﴾ ثُمَّ تُوبُوٓاْ إِلَيۡهِۚ ﴿ "kemudian ber-taubatlah kepadaNya." Yakni kembalilah kepadaNya dengan bertaubat yang nasuhah. ﴾ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٞ مُّجِيبٞ ﴿ "Sesungguhnya Rabbku amat dekat (rah-matNya) lagi memperkenankan (doa hambaNya)." Yakni dekat kepada orang yang berdoa kepadaNya dengan doa permintaan dan doa ibadah, menjawabNya dengan mengabulkan permintaannya, me-nerima ibadahnya dan memberinya pahala yang besar. Ketahuilah bahwa kedekatan Allah ada dua macam: umum dan khusus. Yang pertama adalah kedekatan umum, yaitu kede-katan dengan ilmuNya dari seluruh makhlukNya, kedekatan ini tersebut dalam Firman Allah, ﴾ وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنۡ حَبۡلِ ٱلۡوَرِيدِ 16 ﴿ "Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (Qaf: 16). Yang kedua adalah kedekatan khusus yaitu, kedekatanNya kepada orang-orang yang beribadah, memohon dan mencintaiNya. Ia tersebut dalam Firman Allah, ﴾ وَٱسۡجُدۡۤ وَٱقۡتَرِب۩ 19 ﴿ "Dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Rabb)." (Al-Alaq: 19), dan dalam Firman Allah تعالى, ﴾ وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ ﴿ "Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan per-mohonan orang yang berdoa." (Al-Baqarah: 186). Kedekatan ini adalah kedekatan yang menuntut kasih sayang Allah (kepada hamba-hambaNya), jawabanNya terhadap doa-doa mereka, dan mewujudkan keinginan-keinginan mereka. Oleh karena itu, nama al-Qarib disandingkan dengan nama al-Mujib.