An-Naml
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَكَانَ فِى ٱلْمَدِينَةِ تِسْعَةُ رَهْطٍ يُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ 48
(48) ﴾ وَكَانَ فِي ٱلۡمَدِينَةِ ﴿ "Dan pada saat itu di kota itu," maksudnya, di kota di mana Shaleh berada, yaitu kota tempat mayoritas kaum-nya, ﴾ تِسۡعَةُ رَهۡطٖ يُفۡسِدُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا يُصۡلِحُونَ ﴿ "ada sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat ke-baikan." Maksudnya, tabi'at mereka adalah melakukan pengrusakan di bumi. Mereka tidak mempunyai tujuan atau perbuatan untuk perbaikan. Mereka telah bersiap-siap untuk menentang Shaleh, melecehkan agamanya, dan mengajak kaumnya untuk melakukan hal demikian, sebagaimana dinyatakan oleh Allah سبحانه وتعالى, ﴾ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ 150 وَلَا تُطِيعُوٓاْ أَمۡرَ ٱلۡمُسۡرِفِينَ 151 ٱلَّذِينَ يُفۡسِدُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا يُصۡلِحُونَ 152 ﴿ "Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; dan jangan-lah kamu menaati perintah orang-orang yang melewati batas, yang mem-buat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan." (Asy-Syu'ara`: 150-152).