Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Maryam
Sūrah 19

Maryam

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 33

وَٱلسَّلَـٰمُ عَلَىَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا 33

(33) Sesudah tercapai kesempurnaan dan perilaku-perilaku terpuji baginya, dia mengatakan, ﴾ وَٱلسَّلَٰمُ عَلَيَّ يَوۡمَ وُلِدتُّ وَيَوۡمَ أَمُوتُ وَيَوۡمَ أُبۡعَثُ حَيّٗا 33 ﴿ "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali," maksudnya lantaran karunia Rabbku dan kemurahan-Nya, telah terwujud keselamatan bagiku dari kejahatan setan dan siksa pada hari kelahiranku, hari kematianku dan Hari Kebangkitan-ku. Ini menunjukkan bahwa Isa selamat dari kengerian-kengerian dan tempat orang-orang jahat (neraka), bahkan dia termasuk peng-huni surga. Ini merupakan mukjizat yang luar biasa dan bukti yang terang bahwa dia itu adalah benar-benar utusan Allah dan hamba Allah.