Al-Kahf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَأَمَّا ٱلْغُلَـٰمُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَآ أَن يُرْهِقَهُمَا طُغْيَـٰنًا وَكُفْرًا 80
(80) ﴾ وَأَمَّا ٱلۡغُلَٰمُ ﴿ "Dan adapun anak itu," yang aku bunuh ﴾ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤۡمِنَيۡنِ فَخَشِينَآ أَن يُرۡهِقَهُمَا طُغۡيَٰنٗا وَكُفۡرٗا 80 ﴿ "maka kedua orang tuanya adalah orang-orang Mukmin, lalu kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekufuran." Anak lelaki itu telah ditakdirkan, jika menginjak dewasa (kelak) akan memaksa kedua orang tuanya kepada kesesatan dan kekufuran. Maksudnya, menyeret mereka kepada tindakan kesesatan dan kekufuran, baik lantaran kecintaan mereka kepadanya atau ketergantungan mereka kepadanya, maupun lantaran dia memaksa mereka berbuat demi-kian. Maka aku pun membunuhnya, sebab aku mengetahui (kesu-dahan) anak itu, demi keselamatan agama dua orang tuanya yang beriman. Apakah ada manfaat yang lebih besar daripada kebaikan yang besar ini.