Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
Sūrah 16

An-Nahl

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 77

وَلِلَّهِ غَيْبُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَمَآ أَمْرُ ٱلسَّاعَةِ إِلَّا كَلَمْحِ ٱلْبَصَرِ أَوْ هُوَ أَقْرَبُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ 77

(77) Maksudnya, Dia-lah Dzat satu-satunya yang mengetahui alam ghaib di langit dan bumi. Tidak ada yang mengetahui hal-hal yang tersembunyi, sesuatu yang batin dan rahasia kecuali Dia. Ter-masuk juga ilmu tentang Hari Kiamat, tiada seorang pun yang me-ngetahui kapan datang masanya kecuali Allah. Jika telah tiba dan muncul, maka tidaklah kejadian kiamat itu, ﴾ إِلَّا كَلَمۡحِ ٱلۡبَصَرِ أَوۡ هُوَ أَقۡرَبُۚ ﴿ "melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi)," dari kedipan mata. Orang-orang bangkit dari kubur-kubur mereka pada hari kebangkitan dan penyebaran mereka, dan kesempatan sudah hilang bagi orang yang menginginkan penangguhan waktu lagi. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ﴿ "Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu," maka jangan dianggap aneh kekuasaanNya yang sempur-na untuk menghidupkan orang-orang yang telah mati.