سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Nooh
سورت 71

Nooh

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیات 2–4

قَالَ يَـٰقَوْمِ إِنِّى لَكُمْ نَذِيرٌ مُّبِينٌ 2 أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ وَأَطِيعُونِ 3 يَغْفِرْ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرْكُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُ ۖ لَوْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ 4

(2-4) Nabi Nuh عليه السلام menunaikan tugas itu serta bersegera menunaikan perintah Allah سبحانه وتعالى seraya berkata, ﴾ يَٰقَوۡمِ إِنِّي لَكُمۡ نَذِيرٞ مُّبِينٌ ﴿ "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepadamu," yakni, yang jelas ancamannya karena jelasnya apa-apa yang diperingatkan dan apa yang bisa menyelamatkan. Hal itu dijelaskan secara terang. Nabi Nuh عليه السلام memberitahu dan meme-rintahkan landasan hal itu pada kaumnya seraya berkata, ﴾ أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ ﴿ "(Yaitu) sembahlah olehmu Allah, dan bertakwalah kepadaNya," dengan mengesakan Allah سبحانه وتعالى dalam ibadah, tauhid, jauh dari ke-syirikan serta segala jalan dan perantaranya. Bila mereka bertakwa, maka Allah سبحانه وتعالى akan mengampuni dosa-dosa mereka, dan bila me-reka diampuni, mereka akan mendapatkan keselamatan dari siksa dan mendapatkan pahala, ﴾ وَيُؤَخِّرۡكُمۡ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمًّىۚ ﴿ "dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan," yakni, Allah سبحانه وتعالى memberi kesenangan pada kalian di dunia ini dan mencegah kebinasaan dari kalian hingga waktu yang ditentukan. Batas waktu berada di dunia berdasarkan takdir dan kekuasaan Allah سبحانه وتعالى hingga waktu tertentu, bukan kesenangan abadi, sebab kematian adalah kenisca-yaan. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُۚ لَوۡ كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ﴿ "Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditang-guhkan, kalau kamu mengetahui," sebagaimana kalian kufur kepada Allah سبحانه وتعالى dan menentang kebenaran.