سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · As-Saff
سورت 61

As-Saff

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 13

وَأُخْرَىٰ تُحِبُّونَهَا ۖ نَصْرٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُؤْمِنِينَ 13

(13) Adapun pahala duniawi untuk transaksi ini disebutkan oleh Allah سبحانه وتعالى dalam FirmanNya, ﴾ وَأُخۡرَىٰ تُحِبُّونَهَاۖ ﴿ "Dan (ada lagi) karunia lain yang kamu sukai," yakni, terdapat hal lain yang kalian peroleh yang kalian sukai yaitu, ﴾ نَصۡرٞ مِّنَ ٱللَّهِ ﴿ "pertolongan dari Allah" untuk kalian atas musuh-musuh kalian. Dengan kemenangan itu kalian mendapatkan kejayaan dan kesenangan, ﴾ وَفَتۡحٞ قَرِيبٞۗ ﴿ "dan kemenangan yang dekat (waktunya)." Dengan kemenangan ini kawasan Islam se-makin meluas dan rizki yang luas pun didapat. Ini adalah balasan bagi orang-orang Mukmin yang berjihad. Adapun kaum Mukminin yang tidak berjihad manakala yang lainnya berjihad, Allah سبحانه وتعالى tidak membuat mereka berputus asa dari karunia dan kebaikanNya, tapi Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَبَشِّرِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman." Maksudnya, dengan pahala yang langsung di dunia dan tertunda di akhirat. Masing-masing men-dapatkan pahala berdasarkan keimanannya, meski mereka tidak mencapai tingkatan para mujahid yang berjuang di jalan Allah سبحانه وتعالى, sebagaimana yang disabdakan Nabi a, مَنْ رَضِيَ بِاللّٰهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُوْلًا، وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ. فَعَجِبَ لَهَا أَبُوْ سَعِيْدٍ فَقَالَ: أَعِدْهَا عَلَيَّ يَا رَسُوْلَ اللّٰهِ، فَأَعَادَهَا مَا عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ: وَأُخْرَى يُرْفَعُ بِهَا الْعَبْدُ مِائَةَ دَرَجَةٍ فِي الْجَنَّةِ، مَا بَيْنَ كُلِّ دَرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ، قَالَ: وَمَا هِيَ يَا رَسُوْلَ اللّٰهِ؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ، الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ. "Barangsiapa yang rela Allah menjadi Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai rasul, maka wajib baginya surga." Abu Sa'id al-Khudri (perawi hadits ini) merasa takjub seraya berkata, "Ulangi lagi untukku wahai Rasulullah!" Rasulullah a pun mengulanginya untuknya kemudian bersabda, "Dan lainnya, seorang hamba diangkat dengannya seratus tingkat di surga, antara masing-masing tingkatan sejarak antara langit dan bumi." Abu Sa'id bertanya, "Apa itu wahai Rasulullah?" Rasulullah a menjawab, "Jihad di jalan Allah, jihad di jalan Allah." (HR. Muslim).[119]