Qaaf
یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔
متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا
مَّنْ خَشِىَ ٱلرَّحْمَـٰنَ بِٱلْغَيْبِ وَجَآءَ بِقَلْبٍ مُّنِيبٍ 33
(33) ﴾ مَّنۡ خَشِيَ ٱلرَّحۡمَٰنَ ﴿ "(Yaitu) orang yang takut kepada Rabb Yang Maha Pemurah," artinya, takut kepadaNya karena mengenal Rabb-nya, mengharap rahmatNya serta senantiasa takut terhadap Allah سبحانه وتعالى meski tidak berada di hadapan orang. Dan inilah rasa takut yang sebenarnya. Sedangkan rasa takut di hadapan dan dalam pandangan orang, maka rasa takut itu adalah riya` dan sum'ah yang tidak menunjukkan rasa takut. Rasa takut yang membawa manfaat adalah rasa takut, baik di kala sendirian maupun ketika bersama orang lain. Kemungkinan maksud ayat ini juga adalah takut ter-hadap Allah سبحانه وتعالى meski tidak terlihat oleh mata seperti halnya yang dimaksud dengan beriman kepada yang ghaib. Ghaib adalah keba-likan dari nyata, karena iman dan rasa takut adalah sesuatu yang vital bukan alternatif karena bisa menentukan azab, kemudian ayat-ayat Allah سبحانه وتعالى datang dan inilah yang nampak. ﴾ وَجَآءَ بِقَلۡبٖ مُّنِيبٍ ﴿ "Dan ia datang dengan hati yang kembali," ia disifati dengan kembali kepada Penolongnya serta tertarik oleh berbagai faktor pendorong menuju keridhaanNya.