سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
سورت 40

Al-Ghaafir

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 55

فَٱصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِبْكَـٰرِ 55

(55) ﴾ فَٱصۡبِرۡ ﴿ "Maka bersabarlah kamu" wahai Rasul, sebagai-mana para Ulil 'Azmi sebelummu telah bersabar, ﴾ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞ ﴿ "karena sesungguhnya janji Allah itu benar," maksudnya, tidak ada keraguan di dalamnya ataupun kedustaan, sehingga kamu harus merasa sulit untuk sabar. Sesungguhnya ia adalah kebenaran murni dan petunjuk belaka yang karenanya kaum yang sabar bersabar dan orang-orang yang berakal bersungguh-sungguh berpegang teguh kepadanya. Ungkapan ﴾ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞ ﴿ "Sesungguhnya janji Allah itu benar" termasuk ungkapan yang menghimbau untuk bersikap sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan menjauhi apa yang tidak Allah sukai. ﴾ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لِذَنۢبِكَ ﴿ "Dan mohonlah ampunan untuk dosamu" yang menghalangimu untuk meraih kemenangan dan kebahagiaanmu. Jadi, Allah memerintahkannya untuk bersabar yang dengannya harapan dapat dicapai, dan disuruh beristighfar yang di dalamnya terkandung perlindungan dari hal yang membahayakan, dan ber-tasbih memuji Allah سبحانه وتعالى terutama ﴾ بِٱلۡعَشِيِّ وَٱلۡإِبۡكَٰرِ ﴿ "pada waktu pe-tang dan pagi," yang keduanya merupakan dua waktu yang paling utama. Pada keduanya dilaksanakan berbagai wirid, tugas-tugas yang wajib dan yang sunnah; karena semua itu menjadi perto-longan atas semua persoalan.