سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
سورت 40

Al-Ghaafir

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 13

هُوَ ٱلَّذِى يُرِيكُمْ ءَايَـٰتِهِۦ وَيُنَزِّلُ لَكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ رِزْقًا ۚ وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَن يُنِيبُ 13

(13) Allah سبحانه وتعالى menyebutkan nikmat-nikmatNya yang sangat besar atas hamba-hambaNya yaitu telah menjelaskan yang haq dari yang batil, dengan cara memperlihatkan kepada mereka ayat-ayat (tanda-tanda)Nya di dalam diri manusia, di jagat raya dan di dalam al-Qur`an, yang membuktikan segala yang dicari lagi diinginkan, yang menjelaskan petunjuk dari kesesatan, sehingga tidak ada sedikit keraguan apa pun dalam mengetahui kenyataan yang sebe-narnya bagi orang yang mengamati dan orang yang merenung-kannya. Ini merupakan bagian dari nikmatNya yang terbesar atas hamba-hambaNya, sehingga yang haq (kebenaran) tidak menjadi samar dan yang benar tidak campur aduk. Bahkan Allah meragam-kan bukti-bukti dan menjelaskan tanda-tanda agar orang yang binasa itu binasa berdasarkan bukti yang pasti dan supaya orang yang hidup itu hidup berdasarkan bukti yang pasti pula. Semakin besar dan agung permasalahan-permasalahnya, maka bukti-bukti yang membuktikannya semakin banyak dan semakin mudah. Per-hatikanlah masalah tauhid! Oleh karena permasalahan tauhid itu merupakan permasalahan yang paling besar, bahkan yang terbesar, maka dalil-dalil aqli dan naqli yang membuktikannya pun sangat banyak dan beragam. Dan Allah سبحانه وتعالى memberikan berbagai perum-pamaan untuknya dan Allah juga memberikan cara-cara pembuk-tian (dalil) yang banyak. Maka dari itu, pada tempat ini Dia menye-butkannya dan menjelaskan sejumlah dari dalil-dalilnya, seraya berfirman, ﴾ فَٱدۡعُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ﴿ "Maka sembahlah Allah dengan me-murnikan kepatuhan kepadaNya." Setelah Allah menjelaskan bahwasanya Dia memperlihatkan beberapa ayat-ayatNya kepada hamba-hambaNya, maka Dia meng-ingatkan akan satu ayat (tanda) yang sangat besar dan luar biasa, seraya berfirman, ﴾ وَيُنَزِّلُ لَكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ رِزۡقٗاۚ ﴿ "Dan Dia menurunkan rizki dari langit," maksudnya, hujan yang dengannya kalian diberi rizki dan kalian beserta hewan ternak kalian hidup. Itu membuktikan bahwa semua nikmat (karunia) adalah berasal dariNya. Di antara karuniaNya adalah agama. Ia adalah permasalahan-permasalahan religi dengan dalil-dalilnya serta pengamalannya. Semua nikmat duniawi, seperti nikmat yang timbul akibat hujan yang dengannya daerah-daerah dan manusia bisa hidup, mem-buktikan dengan pasti bahwasanya hanya Dia-lah yang berhak disembah, dan ketaatan harus murni kepadaNya, sebagaimana Dia sematalah pemberi nikmat. ﴾ وَمَا يَتَذَكَّرُ ﴿ "Dan tiadalah mendapat pelajaran" dari tanda-tanda ketika ia diingatkan dengannya ﴾ إِلَّا مَن يُنِيبُ ﴿ "kecuali orang-orang yang kembali" kepada Allah سبحانه وتعالى dengan memusatkan diri mencintaiNya, takut kepadaNya, taat kepadaNya dan merendahkan diri di hadapanNya. Inilah orang yang bisa mengambil manfaat (pelajaran) dari tanda-tanda itu, dan tanda-tanda itu menjadi rahmat baginya dan dengannya ia menjadi lebih mengetahui (sadar).