Yaseen
یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔
متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَآ أَنْعَـٰمًا فَهُمْ لَهَا مَـٰلِكُونَ 71 وَذَلَّلْنَـٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ 72 وَلَهُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ 73
(71-73) Allah سبحانه وتعالى memerintah hamba-hambaNya untuk memperhatikan (merenungkan) kepada apa yang ditundukkan dan dipatuhkan oleh Allah سبحانه وتعالى kepada mereka, yaitu hewan ternak dan menjadikan mereka dapat memilikinya, dan hewan-hewan itu patuh kepada mereka pada setiap perintah yang mereka kehen-daki; dan bahwa sesungguhnya Allah menciptakan banyak manfaat pada hewan-hewan ternak itu untuk mereka, seperti untuk meng-angkut mereka, mengangkut barang-barang bawaan, harta benda dan barang-barang dagangan mereka dari satu tempat ke tempat lain, dan mereka juga dapat mengkonsumsi binatang-binatang ternak tersebut. Dan juga manfaat untuk kehangatan badan, dan dari kulit dan bulunya dapat dijadikan perabot dan alat-alat untuk kesenangan hingga waktu yang telah ditentukan. Dan padanya terdapat manfaat sebagai perhiasan dan keindahan dan berbagai manfaat lainnya yang sudah kita saksikan. ﴾ أَفَلَا يَشۡكُرُونَ ﴿ "Maka mengapakah mereka tidak bersyukur" kepada Allah سبحانه وتعالى yang telah me-ngaruniakan nikmat-nikmat tersebut dan tulus beribadah hanya kepadaNya, serta tidak menikmatinya dengan cara yang kosong dari ibrah dan fikrah (pelajaran dan penghayatan)?