سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ankaboot
سورت 29

Al-Ankaboot

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 69

وَٱلَّذِينَ جَـٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ 69

(69) ﴾ وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ فِينَا ﴿ "Dan orang-orang yang berjihad untuk di jalan Kami," yaitu mereka yang berhijrah fi sabilillah dan berperang melawan musuh-musuh mereka serta mengorbankan segenap ke-mampuan mereka dalam rangka mencari keridhaanNya, ﴾ لَنَهۡدِيَنَّهُمۡ سُبُلَنَاۚ ﴿ "benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami," maksudnya, jalan-jalan yang dapat mengantarkan mereka kepada Kami. Hal itu karena mereka adalah orang-orang yang berbuat kebajikan, sedangkan Allah selalu bersama orang-orang yang ber-buat kebajikan; memberikan pertolongan, kemenangan, dan hidayah. Hal ini menunjukkan bahwa manusia yang paling mungkin mendapatkan kebenaran adalah para pejuang (mujahid); dan siapa saja yang berbuat ihsan di dalam mengerjakan apa yang diperintah-kan kepadanya, niscaya dia ditolong oleh Allah dan dimudahkan baginya segala sebab yang dapat mengantarnya kepada hidayah; dan bahwa siapa saja yang bersungguh-sungguh dan berijtihad dalam menuntut ilmu syar'i, maka dari hidayah dan pertolongan itu ia akan memperoleh perkara-perkara ilahi yang berada di luar jangkauan kemampuan kesungguhannya, masalah ilmu dijadikan mudah baginya. Karena sesungguhnya mencari ilmu syar'i itu termasuk jihad fi sabilillah, bahkan ia merupakan salah satu dari dua bentuk jihad yang tidak akan mampu melakukannya kecuali manusia-manusia pilihan. Ia merupakan jihad dengan perkataan dan lisan terhadap orang-orang kafir dan orang-orang munafik, dan jihad dalam rangka mengajarkan permasalahan agama, dan dalam rangka mengembalikan pertikaian orang-orang yang ber-selisih kepada yang benar, sekalipun mereka adalah orang-orang Muslim.

Selesailah tafsir Surat al-Ankabut (laba-laba) dengan segala puji bagi Allah dan pertolongan dariNya.