Taa-Haa
یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔
متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا
مِنْهَا خَلَقْنَـٰكُمْ وَفِيهَا نُعِيدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرَىٰ 55
(55) Sesudah Allah menceritakan kemuliaan bumi dan bagusnya cara syukurnya, karena Allah telah mencurahkan air hujan di atas permukaannya dan bahwa ia dengan izin Rabbnya mampu mengeluarkan tumbuh-tumbuhan yang beragam jenisnya, maka (dalam ayat ini) Dia memberitahukan bahwa Dia-lah yang menciptakan kita berasal dari tanah, di situ pula, Allah mengem-balikan (penciptaan) kita setelah kita meninggal dunia dan diku-burkan di dalamnya. Dari sanalah Allah membangkitkan kita ﴾ تَارَةً أُخۡرَىٰ 55 ﴿ "pada kali yang lain," sebagaimana Dia telah mengadakan keberadaan kita dari tanah dari ketiadaan wujud (sebelumnya), dan kita sudah mengetahui dan membuktikannya, Dia akan me-ngembalikan kita (lagi) dengan membangkitkan kita darinya pasca kematian kita. Guna memberikan balasan kepada kita berdasarkan amalan-amalan yang kita kerjakan di atas permukaan bumi. Inilah dua dalil logis bagi datangnya saat pengembalian (penciptaan ma-nusia setelah mati): Yaitu Allah mengeluarkan tanaman dari bumi setelah kegersangannya dan mengeluarkan orang-orang mukallaf dari tanah saat menciptakannya.