سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hijr
سورت 15

Al-Hijr

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 9

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَـٰفِظُونَ 9

(9) Jika mereka jujur (dalam omongannya) cukuplah keber-adaan al-Qur`an al-Azhim sebagai tanda bukti kebenarannya bagi mereka. Oleh karena itu, Allah berfirman di sini, ﴾ إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ ﴿ "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur`an", yakni al-Qur`-an yang memuat peringatan bagi segala sesuatu yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan dan petunjuk-petunjuk yang jelas. Dalam al-Qur`an ini terdapat peringatan bagi orang yang menginginkan peringatan. ﴾ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya", yaitu pada waktu diturunkan dan pasca diturunkannya. Dalam masa diturunkannya, Kami menjaganya dari pencurian dengar yang dilakukan setan yang terkutuk. Pasca diturunkannya, Kami memeliharanya dengan meletakkannya di kalbu RasulNya dan menempatkannya di hati-hati umatnya. Dia memelihara lafazh-lafazhnya dari pengubahan, penambahan atau pengurangan, dan memelihara makna-maknanya dari perubahan. Sehingga tidak ada orang yang berkeinginan menyelewengkan mak-nanya, melainkan Allah pasti mengerahkan orang-orang yang akan memaparkan kebenaran yang hakiki. Ini adalah termasuk tanda kebesaran Allah dan anugerah kenikmatan yang paling agung bagi para hambaNya yang beriman. Orang yang menjaganya, niscaya Allah akan memelihara keluarganya dari musuh-musuh mereka, dan tidak akan menguasakan musuh yang membinasakan mereka.