Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Waaqia
Sura ya 56

Al-Waaqia

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya 10–14

وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلسَّـٰبِقُونَ 10 أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلْمُقَرَّبُونَ 11 فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ 12 ثُلَّةٌ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ 13 وَقَلِيلٌ مِّنَ ٱلْـَٔاخِرِينَ 14

(10-14) ﴾ وَٱلسَّٰبِقُونَ ٱلسَّٰبِقُونَ 10 أُوْلَٰٓئِكَ ٱلۡمُقَرَّبُونَ 11 ﴿ "Dan orang-orang yang paling dahulu beriman. Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah)," maksudnya adalah bahwa orang-orang yang ketika di dunia paling dahulu kepada kebaikan (keimanan), mereka di akhirat ada-lah orang-orang yang paling dahulu masuk surga. Mereka itulah yang memiliki sifat didekatkan kepada Allah, ﴾ فِي جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ ﴿ "berada dalam surga-surga kenikmatan," di tempat yang paling tinggi, di tempat tertinggi yang tidak ada tempat lagi di atasnya. Dan mereka yang disebutkan adalah ﴾ ثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ ﴿ "segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu," maksudnya, jumlah golongan besar orang-orang terdahulu dari umat ini ataupun selain mereka. ﴾ وَقَلِيلٞ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ ﴿ "Dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian." Ini menun-jukkan keutamaan generasi awal umat ini secara umum daripada umat yang datang selanjutnya, karena orang-orang yang didekat-kan (kepada Allah) dari golongan pertama lebih banyak daripada golongan orang-orang yang kemudian. Dan orang-orang yang di-dekatkan kepada Allah adalah manusia-manusia istimewa.