Fussilat
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَا تَسْمَعُوا۟ لِهَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ وَٱلْغَوْا۟ فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَغْلِبُونَ 26
(26) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan tentang sikap berpalingnya orang-orang kafir dari al-Qur`an dan saling pesan-memesan me-reka untuk hal ini, seraya berfirman, ﴾ وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَا تَسۡمَعُواْ لِهَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانِ ﴿ "Dan orang-orang yang kafir berkata, 'Janganlah kamu mendengar al-Qur`an ini'." Maksudnya, palingkanlah pendengaran kalian darinya. Ja-ngan sekali-kali kalian menoleh kepadanya, atau mendengarkannya dan mendengarkan orang yang datang membawanya. Lalu jika kebetulan kalian telah mendengarnya atau kalian telah mendengar ajakan kepada hukum-hukum yang dikandungnya, maka berbuat-lah sia-sia padanya. Maksudnya, ucapkanlah perkataan yang tidak ada gunanya padanya. Sebab sesungguhnya di dalamnya terkan-dung hal yang berbahaya. Jangan kalian berikan kesempatan, de-ngan kemampuan kalian, kepada seseorang untuk membicarakan al-Qur`an itu kepada kalian, membacakan lafazh-lafazh dan makna-maknanya. Inilah bahasa oral mereka, sedangkan bahasa realitas mereka adalah sikap berpaling dari al-Qur`an ini. ﴾ لَعَلَّكُمۡ ﴿ "Supaya kamu," yakni, jika kalian melakukan semua itu, ﴾ تَغۡلِبُونَ ﴿ "dapat mengalahkan." Ini adalah sebuah kesaksian dari musuh. Kebenaran yang paling jelas adalah kebenaran yang diberikan kesaksiannya oleh musuh. Sebab, mereka tidak menentukan kemenangan mereka terhadap orang yang membawa kebenaran kecuali pada kondisi berpaling dari kebenaran itu dan saling berpesan untuk berpaling darinya. Mafhum (arti) perkataan mereka adalah bahwa jika mereka tidak berkata yang sia-sia tentangnya, dan justru mendengarkan dan mengarahkan perhatian kepadanya, maka mereka tidak akan bisa mengalahkan. Hal itu karena kebenaran pasti menang, tidak akan bisa dikalahkan. Hal ini diketahui oleh mereka yang berpegang kepada kebenaran dan oleh musuh-musuhnya.