Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
Sura ya 40

Al-Ghaafir

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 33

يَوْمَ تُوَلُّونَ مُدْبِرِينَ مَا لَكُم مِّنَ ٱللَّهِ مِنْ عَاصِمٍ ۗ وَمَن يُضْلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنْ هَادٍ 33

(33) Ia pun mempertakuti mereka, (semoga Allah meridhai-nya) akan hari yang sangat mengerikan ini dan ia merasa sangat prihatin terhadap mereka jika mereka tetap dalam kesyirikan. Maka dari itu ia berkata, ﴾ يَوۡمَ تُوَلُّونَ مُدۡبِرِينَ ﴿ "Hari ketika kamu berpaling ke bela-kang,"maksudnya, hari itu telah menyeret kalian ke neraka, ﴾ مَا لَكُم مِّنَ ٱللَّهِ مِنۡ عَاصِمٖۗ ﴿ "tidak ada bagimu seorang pun yang menyelamatkan kamu dari Allah," dan tidak ada pula kekuatan dari diri kalian untuk menolak azab Allah dan tidak ada pula seorang pun yang bisa menolong kalian selain Dia. ﴾ يَوۡمَ تُبۡلَى ٱلسَّرَآئِرُ 9 فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٖ وَلَا نَاصِرٖ 10 ﴿ "Pada hari ditampakkan segala rahasia, maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatan pun dan tidak (pula) seorang penolong." (Ath-Thariq: 9-10). ﴾ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنۡ هَادٖ ﴿ "Dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorang pun yang akan memberi petunjuk," sebab pe-tunjuk itu ada di Tangan Allah سبحانه وتعالى. Maka apabila Allah mencegah petunjuk bagi seorang hamba karena Dia tahu bahwa ia tidak laik mendapat petunjuk karena kebusukannya, maka tidak ada jalan apa pun untuk memberinya petunjuk.