Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Sura ya 26

Ash-Shu'araa

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya 83–84

رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّـٰلِحِينَ 83 وَٱجْعَل لِّى لِسَانَ صِدْقٍ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ 84

(83-84) Dan Ibrahim عليه السلام berdoa kepada Rabbnya, seraya mengatakan, ﴾ رَبِّ هَبۡ لِي حُكۡمٗا ﴿ "Ya Rabbku, berikanlah kepadaku hik-mah." Maksudnya, ilmu yang cukup yang dengannya aku dapat mengetahui hukum-hukum, halal dan haram, dan yang dengannya aku dapat memberikan keputusan di antara manusia, ﴾ وَأَلۡحِقۡنِي بِٱلصَّٰلِحِينَ ﴿ "dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shalih," ter-masuk saudara-saudaranya, para nabi dan para rasul. ﴾ وَٱجۡعَل لِّي لِسَانَ صِدۡقٖ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ ﴿ "Dan jadikanlah untukku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian." Maksudnya, jadikanlah untukku pujian yang baik yang terus berlangsung hingga akhir masa. Dan Allah pun mengabulkan doanya, lalu Dia karuniakan kepadanya ilmu dan hikmah sehingga dengannnya dia menjadi rasul yang termulia, dan dimasukkanNya ke dalam kelompok saudara-sauda-ranya, yaitu para rasul. Allah telah menjadikannya sebagai manu-sia yang dicintai, diterima, dimuliakan dan dipuji di dalam semua agama pada setiap waktu. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ 108 سَلَٰمٌ عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ 109 كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ 110 إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 111 ﴿ "Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) 'Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim,' demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman." (Ash-Shaffat: 108-111).