Al-Muminoon
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
وَٱلَّذِينَ هُم بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ 58
(58) ﴾ وَٱلَّذِينَ هُم بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمۡ يُؤۡمِنُونَ ﴿ "Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Rabb mereka," yaitu jika dibacakan kepada mereka ayat-ayat (tanda-tanda kebesaran)Nya, maka akan menambah keimanan mereka dan (mengajak mereka) berpikir tentang ayat-ayat al-Qur`an dan merenunginya sehingga menjadi jelaslah makna-makna al-Qur`an dan keagungan serta keselarasannya, tiadanya unsur yang saling berselisih dan kontradiktif, dan perkara-perkara yang mengajak orang mengarah ke perenungan, seperti ma'rifa-tullah, rasa takut kepadaNya, menggantungkan harapan kepadaNya serta situasi dan kondisi proses pembalasan amalan. Hal-hal itu menimbulkan perincian (nilai-nilai) keimanan bagi mereka yang tidak bisa diungkapkan dengan bahasa verbal. Mereka memikirkan pula tanda-tanda kebesaranNya yang berada di angkasa, seperti tertuang dalam FirmanNya, ﴾ إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ 190 ﴿ "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta silih ber-gantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal." (Ali Imran: 190).