Nooh
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
قَالَ رَبِّ إِنِّى دَعَوْتُ قَوْمِى لَيْلًا وَنَهَارًا 5 فَلَمْ يَزِدْهُمْ دُعَآءِىٓ إِلَّا فِرَارًا 6 وَإِنِّى كُلَّمَا دَعَوْتُهُمْ لِتَغْفِرَ لَهُمْ جَعَلُوٓا۟ أَصَـٰبِعَهُمْ فِىٓ ءَاذَانِهِمْ وَٱسْتَغْشَوْا۟ ثِيَابَهُمْ وَأَصَرُّوا۟ وَٱسْتَكْبَرُوا۟ ٱسْتِكْبَارًا 7
(5-7) Mereka tidak memenuhi seruan Nabi Nuh عليه السلام dan tidak mau patuh terhadap perintah beliau. Maka Nabi Nuh عليه السلام mengadu pada Rabbnya, ﴾ رَبِّ إِنِّي دَعَوۡتُ قَوۡمِي لَيۡلٗا وَنَهَارٗا 5 فَلَمۡ يَزِدۡهُمۡ دُعَآءِيٓ إِلَّا فِرَارٗا 6 ﴿ "Ya Rabbku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran)," yakni lari dan berpaling dari kebenaran, sehingga tidak ada guna-nya menyeru mereka, karena guna dari seruan adalah agar seluruh atau sebagian maksudnya tercapai. ﴾ وَإِنِّي كُلَّمَا دَعَوۡتُهُمۡ لِتَغۡفِرَ لَهُمۡ ﴿ "Dan se-sungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mangampuni mereka," yakni, agar mereka mau merespon, di mana bila mereka menerima, Engkau ampuni mereka, dan seruan ini adalah murni demi kebaikan mereka, tapi mereka tetap saja berada dalam kebatilan dan lari dari kebenaran. ﴾ جَعَلُوٓاْ أَصَٰبِعَهُمۡ فِيٓ ءَاذَانِهِمۡ ﴿ "Mereka memasukkan jari-jari mereka ke dalam telinganya," karena khawatir mendengarkan kata-kata yang diucapkan nabi mereka, Nabi Nuh عليه السلام. ﴾ وَٱسۡتَغۡشَوۡاْ ثِيَابَهُمۡ ﴿ "Dan menutupkan bajunya (ke mukanya)," yaitu mereka menjadikannya sebagai penutup mereka demi menjauhi dan membenci kebenaran. ﴾ وَأَصَرُّواْ ﴿ "Dan mereka tetap (mengingkari)" dalam kekufuran dan keburukan mereka, ﴾ وَٱسۡتَكۡبَرُواْ ﴿ "dan menyom-bongkan diri" di atas kebenaran ﴾ ٱسۡتِكۡبَارٗا ﴿ "dengan sangat," yakni keburukan mereka semakin bertambah sedangkan kebaikan mereka semakin jauh.