Al-A'raaf
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا تَأْوِيلَهُۥ ۚ يَوْمَ يَأْتِى تَأْوِيلُهُۥ يَقُولُ ٱلَّذِينَ نَسُوهُ مِن قَبْلُ قَدْ جَآءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِٱلْحَقِّ فَهَل لَّنَا مِن شُفَعَآءَ فَيَشْفَعُوا۟ لَنَآ أَوْ نُرَدُّ فَنَعْمَلَ غَيْرَ ٱلَّذِى كُنَّا نَعْمَلُ ۚ قَدْ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ 53
(53) Orang-orang yang ditimpa azab itu tidak beriman ke-pada kitab yang agung ini, tidak pula tunduk kepada perintah dan larangannya, maka tidak ada alasan bagi mereka kecuali bahwa mereka berhak menerima apa yang diberitakan oleh al-Qur`an. Oleh karena itu Allah berfirman, ﴾ هَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّا تَأۡوِيلَهُۥۚ ﴿ "Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali (terlaksananya kebenaran) al-Qur`an itu." Yakni terjadinya apa yang diberitakannya seperti kata Nabi Yusuf عليه السلام manakala mimpinya terbukti, "Inilah tabir mimpiku yang dahulu itu." ﴾ يَوۡمَ يَأۡتِي تَأۡوِيلُهُۥ يَقُولُ ٱلَّذِينَ نَسُوهُ مِن قَبۡلُ ﴿ "Pada hari datangnya kebenaran pem-beritaan al-Qur`an itu, berkatalah orang-orang yang melupakannya sebe-lum itu," dalam keadaan menyesal dan bersedih atas apa yang telah berlalu, memohon syafa'at agar dosa-dosa mereka diampuni, me-ngakui apa yang diberitakan oleh para rasul, ﴾ قَدۡ جَآءَتۡ رُسُلُ رَبِّنَا بِٱلۡحَقِّ فَهَل لَّنَا مِن شُفَعَآءَ فَيَشۡفَعُواْ لَنَآ أَوۡ نُرَدُّ ﴿ "sesungguhnya telah datang rasul-rasul Rabb kami membawa yang haq, maka adakah bagi kami pemberi syafa'at yang akan memberi syafa'at bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan", ke dunia, ﴾ فَنَعۡمَلَ غَيۡرَ ٱلَّذِي كُنَّا نَعۡمَلُۚ ﴿ "sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?" Waktunya telah berlalu, tidak mungkin kem-bali ke dunia, dan syafa'at pemberi syafa'at tidaklah berguna bagi mereka. Permintaan agar mereka dikembalikan ke dunia untuk beramal dengan selain amal mereka yang dulu adalah dusta belaka, tujuan mereka hanya membela diri (untuk menghindari) dari apa yang menimpa mereka. ﴾ وَلَوۡ رُدُّواْ لَعَادُواْ لِمَا نُهُواْ عَنۡهُ وَإِنَّهُمۡ لَكَٰذِبُونَ 28 ﴿ "Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguh-nya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka." (Al-An'am: 28). ﴾ قَدۡ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ﴿ "Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendi-ri", di mana mereka menyia-nyiakan keberuntungan dan mengam-bil jalan kebinasaan. Hal itu tidak seperti kerugian harta, perkakas dan anak-anak, akan tetapi ini adalah kerugian yang tidak mungkin tergantikan. ﴾ وَضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ ﴿ "Dan telah lenyaplah dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan", di dunia yang mereka harap-harapkan dan dijanjikan oleh setan, mereka melakukan apa yang tidak pernah mereka perhitungkan, dan teranglah kebatilan dan kesesatannya, serta terbukti dan benarlah apa yang dibawa oleh para rasul.