Al-An'aam
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَقَالُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ مَلَكٌ ۖ وَلَوْ أَنزَلْنَا مَلَكًا لَّقُضِىَ ٱلْأَمْرُ ثُمَّ لَا يُنظَرُونَ 8
(8) ﴾ وَقَالُواْ ﴿ "Dan mereka berkata," dengan keras kepala yang dilandasi oleh kebodohan dan ketidaktahuan terhadap perkara yang masuk akal, ﴾ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡهِ مَلَكٞۖ ﴿ "Mengapa tidak diturunkan kepada-nya (Muhammad) seorang malaikat?" Mengapa tidak diturunkan bersama Muhammad seorang malaikat yang menolongnya dan membantunya dalam menunaikan tugasnya dengan anggapan da-ri mereka bahwa dia adalah manusia, sementara risalah Allah tidak akan sampai kecuali melalui tangan para malaikat. Allah menjelas-kan rahmat dan kasih sayangNya kepada hamba-hambaNya di mana Dia mengutus -kepada mereka- manusia dari kalangan mereka sendiri, agar keimanan kepada syariat yang dibawanya adalah didasari ilmu, bashirah dan secara ghaib. ﴾ وَلَوۡ أَنزَلۡنَا مَلَكٗا ﴿ "Dan kalau Kami turunkan (kepadanya) seorang malaikat," dengan membawa ri-salah Kami, niscaya iman tersebut tidak didasari oleh pengetahuan terhadap kebenaran dan niscaya iman tersebut hanya didasari de-ngan perkara yang kasat mata, yang iman itu sendiri sama sekali tidak berguna. Itu adalah kalau mereka beriman, namun biasanya mereka tidak beriman dalam keadaan tersebut. Jika mereka tidak beriman, ﴾ لَّقُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ ﴿ "tentu selesailah urusan itu," dengan menyegera-kan kebinasaan kepada mereka dan tidak ada penundaan lagi bagi mereka, karena ini adalah sunnatullah yang berlaku pada orang yang meminta turunnya ayat yang diusulkan lalu tidak beriman kepadanya. Pengutusan seorang rasul manusia kepada mereka dengan membawa ayat-ayat yang jelas di mana Allah mengetahui bahwa ia lebih baik dan lebih lembut bagi para hamba disertai pe-nangguhanNya terhadap orang-orang kafir yang mendustakan Allah adalah lebih baik dan lebih berguna bagi mereka, jadi tun-tutan mereka agar malaikat turun adalah lebih buruk bagi mereka jika mereka mengetahui.