U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Qamar
Suuradda 54

Al-Qamar

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadda 43

أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِّنْ أُو۟لَـٰٓئِكُمْ أَمْ لَكُم بَرَآءَةٌ فِى ٱلزُّبُرِ 43

(43) Maksud dari pemaparan kisah-kisah ini adalah sebagai peringatan bagi manusia dan orang-orang yang mendustakan Nabi Muhammad a, dan karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَكُفَّارُكُمۡ خَيۡرٞ مِّنۡ أُوْلَٰٓئِكُمۡ ﴿ "Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu," artinya, apakah mereka yang mendustakan Rasul terbaik lebih baik dari orang-orang yang mendustakan rasul-rasul sebelumnya yang dibinasakan Allah سبحانه وتعالى dan ditimpa berbagai azab itu? Jika orang-orang kafir Makkah lebih baik dari mereka, maka mereka memiliki kemungkinan untuk bisa selamat dari azab dan tidak akan tertimpa siksaan yang menimpa orang-orang buruk sebelum mereka. Namun tidak demikian halnya, orang-orang kafir Makkah tidak lebih buruk dari mereka dan tidak pula lebih baik dari me-reka. ﴾ أَمۡ لَكُم بَرَآءَةٞ فِي ٱلزُّبُرِ ﴿ "Atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam kitab-kitab yang dahulu?" Artinya, apakah Allah سبحانه وتعالى memberikan kalian janji dalam kitab-kitab yang diturun-kan pada para nabi sebelumnya, kalian pada saat itu mengadakan perjanjian bahwa kalian akan selamat berdasarkan pemberitahuan dan janji Allah سبحانه وتعالى? Tidak demikian halnya, bahkan mustahil secara akal dan syariat jika mereka mendapatkan jaminan bebas azab yang tertulis dalam kitab-kitab samawi yang mencakup keadilan dan hikmah. Bukanlah termasuk hikmah jika orang-orang seperti itu yang menentang dan mendustakan rasul terbaik dan paling mulia di sisi Allah سبحانه وتعالى itu mendapatkan keselamatan.