U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Maaida
Suuradda 5

Al-Maaida

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadda 92

وَأَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَٱحْذَرُوا۟ ۚ فَإِن تَوَلَّيْتُمْ فَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا عَلَىٰ رَسُولِنَا ٱلْبَلَـٰغُ ٱلْمُبِينُ 92

(92) Ketaatan kepada Allah dan ketaatan kepada Rasul adalah satu. Barangsiapa menaati Allah, maka dia menaati Rasul, dan barangsiapa menaati Rasul, maka dia menaati Allah, dan itu meliputi pelaksanaan apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan RasulNya berupa perbuatan-perbuatan dan perkataan-perkataan, lahir dan batin, yang wajib dan yang sunnah yang berkaitan dengan hak Allah dan hak manusia, juga dengan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah dan RasulNya. Perintah ini adalah perintah paling umum, karena seperti yang Anda lihat, termasuk di dalamnya seluruh perintah dan larangan lahir dan batin. FirmanNya, ﴾ وَٱحۡذَرُواْۚ ﴿ "Dan berhati-hatilah" melaku-kan kemaksiatan kepada Allah dan kepada RasulNya, karena hal itu mengandung keburukan dan kerugian yang nyata. ﴾ فَإِن تَوَلَّيۡتُمۡ ﴿ "Jika kamu berpaling" dari apa yang diperintahkan dan yang dilarang kepadamu, ﴾ فَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا عَلَىٰ رَسُولِنَا ٱلۡبَلَٰغُ ٱلۡمُبِينُ ﴿ "maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang." Dan dia telah melaksanakan itu. Jika kamu mendapatkan petunjuk, maka kebaikannya adalah untuk dirimu, sebaliknya jika kamu berbuat buruk, maka dosanya adalah tanggung jawabmu dan Allah-lah yang akan menghisabmu semen-tara Rasulullah ﷺ telah menunaikan tugas dan kewajibannya.