Al-Jaathiya
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَءَاتَيْنَـٰهُم بَيِّنَـٰتٍ مِّنَ ٱلْأَمْرِ ۖ فَمَا ٱخْتَلَفُوٓا۟ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْعِلْمُ بَغْيًۢا بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِى بَيْنَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ فِيمَا كَانُوا۟ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ 17
(17) ﴾ وَءَاتَيۡنَٰهُم ﴿ "Dan Kami berikan kepada mereka," yakni, Kami mem-berikan untuk Bani Israil ﴾ بَيِّنَٰتٖ ﴿ "keterangan-keterangan yang nyata," yakni berbagai bukti yang membedakan antara kebenaran dan ke-batilan, ﴾ مِّنَ ٱلۡأَمۡرِۖ ﴿ "tentang urusan (agama)," yang disampaikan oleh Allah سبحانه وتعالى kepada mereka. Tanda-tanda kebesaran itulah mukjizat yang disaksikan oleh Bani Israil melalui tangan Nabi Musa عليه السلام. Semua nikmat yang diberikan oleh Allah سبحانه وتعالى untuk Bani Israil ter-sebut mengharuskan mereka supaya menggunakannya sebaik mungkin dan supaya mereka bersatu di atas kebenaran yang telah dijelaskan oleh Allah سبحانه وتعالى. Namun ternyata tidak demikian halnya. Justru sebaliknya, di mana mereka menyikapinya dengan lawan dari yang seharusnya. Mereka terpecah-pecah justru pada prinsip di mana mereka diperintahkan untuk bersatu padanya, ﴾ فَمَا ٱخۡتَلَفُوٓاْ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلۡعِلۡمُ ﴿ "maka mereka tidak berselisih melainkan sesudah da-tang kepada mereka pengetahuan," yakni, yang mengharuskan tidak adanya perpecahan, dan yang membuat mereka berpecah hanya karena dengki di antara mereka serta kezhaliman. ﴾ إِنَّ رَبَّكَ يَقۡضِي بَيۡنَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ فِيمَا كَانُواْ فِيهِ يَخۡتَلِفُونَ ﴿ "Sesungguhnya Rabbmu akan memutuskan antara mereka pada Hari Kiamat terhadap apa yang mereka selalu berselisih padanya." Allah سبحانه وتعالى akan membedakan orang-orang yang benar dan orang-orang yang salah, berikut yang me-nyebabkan mereka bercerai-berai menyelisihi kebenaran, hawa nafsu atau lainnya.