U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Az-Zukhruf
Suuradda 43

Az-Zukhruf

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadda 84

وَهُوَ ٱلَّذِى فِى ٱلسَّمَآءِ إِلَـٰهٌ وَفِى ٱلْأَرْضِ إِلَـٰهٌ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْعَلِيمُ 84

(84) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan bahwa hanya Dia semata yang berhak dipertuhankan dan disembah di langit dan di bumi. Semua penghuni langit dan orang-orang beriman yang ada di bumi me-nyembah dan mengagungkanNya serta tunduk pada keagungan-Nya. Mereka memerlukanNya karena kesempurnaanNya, ﴾ تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبۡعُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَن فِيهِنَّۚ وَإِن مِّن شَيۡءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهِۦ وَلَٰكِن لَّا تَفۡقَهُونَ تَسۡبِيحَهُمۡۚ ﴿ "Bertasbih untukNya tujuh langit dan bumi serta apa pun yang ada padanya dan tidaklah segala sesuatu melainkan bertasbih dengan memujiNya." (Al-Isra`: 44). ﴾ وَلِلَّهِۤ يَسۡجُدُۤ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ طَوۡعٗا وَكَرۡهٗا ﴿ "Dan kepada Allah sujud semua yang ada di langit dan di bumi secara suka rela dan terpaksa." (Ar-Ra'd: 15). Hanya Dia-lah Yang dipertuhankan dan disembah; yang di-sembah oleh seluruh makhluk secara suka rela dan terpaksa. Dan ini sebagaimana Firman Allah سبحانه وتعالى,, ﴾ وَهُوَ ٱللَّهُ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَفِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan Dia-lah Allah di langit dan di bumi." (Al-An'am: 3). Yakni, predikatnya sebagai yang disembah dan dicintai ada pada keduanya. Sedangkan Dia berada di atas ArasyNya, berbeda dengan makhlukNya, sendiri dengan keluhuran, terpuji dengan kesempurnaanNya. ﴾ وَهُوَ ٱلۡحَكِيمُ ﴿ "Dan Dia-lah Yang Mahabijaksana," Yang Mahabijak-sana terhadap apa yang diciptakan dan Yang Maha Menyempur-nakan apa yang disyariatkan. Allah سبحانه وتعالى tidak menciptakan sesuatu pun melainkan karena suatu kebijaksanaan dan tidak mensyariat-kan sesuatu melainkan untuk suatu hikmah. ﴾ ٱلۡعَلِيمُ ﴿ "Lagi Maha Mengetahui" segala sesuatu, Mengetahui yang rahasia dan tersem-bunyi, tidak ada sebesar biji atom pun yang luput dariNya, baik yang ada di alam atas maupun alam bawah, tidak pula yang lebih kecil atau lebih besar dari biji atom.