U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yaseen
Suuradda 36

Yaseen

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadda 69

وَمَا عَلَّمْنَـٰهُ ٱلشِّعْرَ وَمَا يَنۢبَغِى لَهُۥٓ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْءَانٌ مُّبِينٌ 69

(69) Allah سبحانه وتعالى menyucikan nabiNya, Muhammad a dari tuduhan yang dialamatkan oleh kaum musyrikin kepadanya, yaitu bahwa dia adalah seorang penyair, dan apa yang ia bawa (al-Qur`an) itu adalah syair. Maka Allah berfirman, ﴾ وَمَا عَلَّمۡنَٰهُ ٱلشِّعۡرَ وَمَا يَنۢبَغِي لَهُۥٓۚ ﴿ "Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Nabi Muhammad), dan tidak-lah layak baginya" menjadi seorang penyair. Maksudnya, ini terma-suk kategori mustahil kalau beliau menjadi seorang penyair, sebab beliau adalah orang yang cerdas dan mendapat petunjuk, sedang-kan para penyair itu sesat dan diikuti oleh orang-orang yang sesat; dan juga karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى telah melumpuhkan semua syubhat (tuduhan-tuduhan miring, pent) dari Rasulullah a yang dihembuskan oleh orang-orang yang sesat. Allah membantah kalau Nabi a itu bisa membaca atau me-nulis dan Dia menginformasikan bahwa Dia tidak pernah menga-jarkan syair kepadanya dan itu tidak pantas baginya,﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرٞ وَقُرۡءَانٞ مُّبِينٞ ﴿ "al-Qur`an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan." Maksudnya, tidaklah apa yang dibawa oleh Muhammad a ini melainkan pelajaran yang dapat dipelajari oleh orang-orang yang berakal mengenai tuntutan-tuntutan agama, ia mencakup semuanya secara sempurna, dan ia juga mengingatkan akal kepada apa yang telah Allah pusatkan di dalam fitrahnya, yaitu perintah kepada segala yang baik dan larangan dari segala yang buruk. ﴾ وَقُرۡءَانٞ مُّبِينٞ ﴿ "Kitab yang memberi penerangan." Maksudnya, me-nerangkan segala yang dibutuhkan penjelasannya. Maka dari itu ma'mûl (objek penderita)nya tidak disebutkan, agar menunjukkan bahwa al-Qur`an itu menjelaskan seluruh yang haq dengan dalil-dalilnya yang terperinci dan global, dan yang batil dengan dalil-dalil yang menunjukkan kebatilannya. Allah menurunkannya se-demikian rupa kepada RasulNya.